PON XXI Sumut-Aceh Jadi Ajang Promosi Pariwisata Aceh Tenggara

- Redaksi

Selasa, 3 September 2024 - 14:35 WIB

5068 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Diharapkan Pemkab Aceh Tenggara dan jajarannya, memanfaatkan momentum kegiatan PON ini, menjadi ajang promosi pariwisata kepada luar daerah.
*Terkhusus bagi Dinas Pariwisata, kepemudaan, dan Olahraga.
*Ketambe adalah salah satu tempat wisata, yang sudah mendunia, karena TNGL.

Aceh Tenggara- (Indonesia Post)  Kegiatan Pekan olahraga nasional (PON) Sumut-Aceh XXI, yang akan dilakukan pada tanggal 8-20 September 2024, khususnya di Kabupaten Aceh Tenggara (Agara), akan dilakukan cabang olahraga (cabor) Arung Jeram.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tenggara dan jajarannya, yang dipimpin Penjabat Bupati, Drs.Syakir, M.Si, diharapkan untuk memanfaatkan momentum kegiatan PON XXI ini, untuk melakukan ajang kegiatan promosi pariwisata, hasil kerajinan tangan, makanan khas daerah, tempat-tempat wisata, corak penduduk, dan lain-lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun kegiatan PON XXI Sumut-Aceh, yang dilaksanakan di Bumi Sepakat- Segenap, dalam Cabor Arung jeram, adalah suatu berkah tersendiri yang diberikan Allah, bak bagaikan Durian yang runtuh, yang buahnya banyak dan sudah matang. Tinggal hanya memoles. Tidak seperti daerah-daerah lain, yang harus menggunakan anggaran, media, sarana-prasarana, dan ahli di bidangnya.

Dalam proses penyediaan dan perbaikan, sarana olahraga Arung jeram, Pemkab Aceh Tenggara dan jajarannya (SKPK), telah melakukan sinergitas, koordinasi, dan supervisi (pengawasan). Seperti halnya Dinas Pariwisata, kepemudaan, dan olahraga, Dinas PUPR, Dinas Perkimtan, Dinas Pengelolaan Keuangan dan kekayaan daerah, dan Dinas Koperasi, UKM, dan sebagainya.

Beberapa tempat-tempat wisata yang pernah dikunjungi Wartawan media ini adalah, Tempat Wisata Ketambe, Pantai Goyang, Lawe Sikap, Lawe dua, Pantai Barat, Salim Pipit, Air panas di Babul Rahmah, dsb. Makanan khas dan oleh-oleh adalah Gula aren. Sedangkan kerajinan tangan, adalah Selendang bulu dari Suku Alas, acara sunatan dan pesta Alas, Ulos Batak dan acara adatnya. Tari Saman dari suku Gayo, dan lain-lain. Hal-hal tersebut juga perlu diperkenalkan kepada khalayak ramai, yang datang berkunjung ke daerah Aceh Tenggara. Penduduk Aceh Tenggara, yang terdiri dari berbagai suku dan etnis, juga menjadi warna tersendiri. Seperti Suku Alas, Batak, Gayo, Singkil, Kluet, Aceh, Jawa, Minang, dan Nias. Yang menjadi miniatur kecil kemajemukan di daerah ini.

Dan, yang perlu diperhatikan, bahwa Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), berada sebagian besar di Aceh Tenggara. TNGL adalah sumber oksigen dan paru-paru dunia, yang sudah dikenal dunia. TNGL juga adalah penjaga ekosistem, tempat flora dan fauna, dan juga tempat penelitian kehutanan, dan obat-obatan. Kerjasama yang baik antara Pemkab Aceh Tenggara dengan pihak Balai Besar TNGL, bisa melakukan olahraga Sepeda gunung, sebagai kegiatan yang baru.

Pantauan Wartawan media ini di lapangan, Spanduk tentang kegiatan PON XXI Sumut-Aceh, sudah dipasang di halaman Kantor Bupati Aceh Tenggara, Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan olahraga; BKPSDM, RS.Sahudin, Dinas Kesehatan, Dinas Syari’at Islam, di Tourist Information Center, di halaman Kantor Camat, UPTD Dikbud, Sekolah SMP, Sekolah SD, di pagar Mesjid, di pagar gereja, Pagar TPU, Doorsmer, Bengkel, Rumah pribadi, Rumah makan, dan di Rumah Pengulu Kute. Demikian dilaporkan dari Aceh Tenggara.(P. Lubis)

Berita Terkait

Polres Agara Amankan Oknum Guru, Sabu 0,27 Gram Jadi Barang Bukti
Sat Resnarkoba Polres Agara Ungkap Kasus Sabu, 0,86 Gram Diamankan Dari Seorang Pria di Darul Hasanah
Sat Narkoba Polres Agara Gagalkan Distribusi Ganja ke Luar Daerah, 17,8 Kilogram Disita di Kecamatan Ketambe
Kapolres Aceh Tenggara: Media Pilar Penting dalam Edukasi Masyarakat
LSM KOMPAK Aceh Tenggara Peringatkan Media Online Agar Tidak Menyebarkan Informasi Sepihak yang Merugikan Bupati
Dari Duka Menuju Ceria: Aksi Trauma Healing Polres Aceh Tenggara Bersama STIK 83/WPS di Tengah Dampak Banjir Aceh Tenggara
Polres Aceh Tenggara dan Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Kurve Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Desa Penungkunan
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Terus Jalin Sinergi dengan Warga untuk Basmi Sabu dari Hulu

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 18:11 WIB

Momentum Idul Fitri, PDBN, PGSI dan RSINU Gandeng Bank BTN, Gelar Khitan Massal Gratis Tahap Kedua

Jumat, 10 April 2026 - 22:34 WIB

Solid dari Sabang sampai Merauke, XTC Gelar Rakernas Bersejarah

Jumat, 10 April 2026 - 19:20 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Kamis, 9 April 2026 - 20:33 WIB

Walikota Bengkulu Jamu Makan Malam Komisi XIII DPR RI dan Kanwil Dirjenpas Bengkulu

Rabu, 8 April 2026 - 17:02 WIB

Organisasi Kepemudaan Kecam Keras Pernyataan Saiful Mujani, Tegaskan Mengarah pada Makar dan Ancam Stabilitas Negara

Selasa, 7 April 2026 - 18:17 WIB

Razia Gabungan Digelar, Lapas Narkotika Pangkalpinang Tegaskan Komitmen Zero Halinar

Selasa, 7 April 2026 - 18:02 WIB

Mantan Warga Binaan Bongkar Fakta: Tuduhan “Napi Jadi Raja Kecil” di Rutan Tanjung Pura Dinilai Hoaks dan Fitnah Sensasional

Kamis, 2 April 2026 - 22:52 WIB

Komunitas All Stars dan Gangster, Perkuat Silaturahmi untuk Cegah Tawuran di Jakarta Raya

Berita Terbaru