Puluhan Orang Tua Siswa Yang Anaknya Menjadi Korban Pelecehan Seksual Mengaku Terdiskriminasi Saat Membuat Pengaduan Ke Polres Tanah Karo

- Redaksi

Jumat, 7 Februari 2025 - 03:09 WIB

5084 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Wawancara team media bersama ibu korban [berbaju biru] 

Indonesiapost24.com Karo – Puluhan orang tua yang mendatangi Mapolres Tanah Karo pada Selasa lalu [04/01/2025] merasa kecewa, pasalnya dari sembilan korban pencabulan hanya satu laporan pengaduan yang diproses oleh pihak Polres Tanah Karo, yaitu (S) siswa kelas lima SD yang menurut pengakuannya terakhir di Sodomi pada Jumat [31/01/2025].

Dari laporan masyarakat kepada awak media, (MT 42thn) mengungkapkan anak saya yg berinisial (FS11thn) seorang anak kelas tiga SD dengan kecerdasan dibawah rata-rata mengalami pelecehan oleh pelaku Okta dengan inisial (OSM) yang dimana anak saya disuruh Oral Sex pada Desember tahun lalu, saya mulai curiga karna OSM dan anak saya sering berinteraksi dengan dia, pelan-pelan saya menanyakan kepada anak saya baru lah dia mulai bicara setelah saya tau kabar OSM adalah Pedofilia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sambungnya, saya merasa kecewa karna saya tidak dapat membuat laporan padahal sebelumnya anak saya di introgasi tampa pedampingan oleh petugas polwan bernama jema, alasannya karna ikut-ikutan saja ucapnya menutup

Salah satu korban lainnya (I) siswa kelas lima SD mengungkapkan saat ditanya oleh orangtuanya mengaku merasa Diintimidasi dan di Ancam saat di introgasi oleh petugas, (I) menjelaskan, saat ditanya petugas bagaimana kamu dibuatnya, saya menjawab masukannya burungnya ke mulutku setelah itu di suruhnya ku pegang-pegang, lalu petugas menjawab, serius kau kalo engak ku setrum kau nanti ucap seorang petugas polwan.

Dalam investigasi di lapangan korban mulai bertambah dua orang yang merupakan masih ada hubungan keluarga dengan OSM, dari hasil investigasi korban mengalami jenis pelecehan yaitu:
-Ada yang di Sodomi
-Ada yang di suruh Oral
-Ada yang ditampilkan batang penisnya ke korban.

Seorang Nenek dari korban (S)mengukapkan, saya kecewa dengan hasil visum yang menyatakan negatif padahal pelaku sudah mengaku bahwa telah melakukan aksi bejadnya terhadap sejumlah anak dibawah umur di kampung kami ucapnya menutup.[red.team]

Berita Terkait

Sidak Tambang Dolomit di Desa Mardingding: UPT 2 Dairi Instruksikan CV Karo Persada Abadi Hentikan Penjualan
Akselerasi Pembangunan Tanah Karo, Bupati Karo Kukuhkan Pengurus Forum TJSL 2026-2031
Pemerintah Kabupaten Karo Ambil Langkah Cepat Atasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi
DPR Dorong Penguatan ESG BUMN Perkebunan, PalmCo Percepat Dekarbonisasi
Tak Hanya Apel, Lapas Lubuk Pakam dan BNN Perkuat Sinergi Lewat Olahraga Bersama
Polsek Perbaungan Polres Sergai Tangkap Dua Pelaku Pencurian Motor, Sabu Turut Diamankan
Sambut HBP ke-62, Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku Gelar Razia Insidentil, Pastikan Bersih Narkoba dan Praktik Penipuan Lodes
Ikrar Zero Halinar, Lapas Labuhan Ruku Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, HP Ilegal, dan Pungli

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:30 WIB

Progres 29 Persen, TMMD Abdya Optimis Jalan Gunung Cut Rampung Tepat Waktu

Rabu, 29 April 2026 - 18:52 WIB

Satgas TMMD Ke-128 Kodim Abdya Bersama Warga Bersihkan Lahan 1 Hektare untuk Ketahanan Pangan

Rabu, 29 April 2026 - 18:38 WIB

Keliling Rumah ke Rumah, Satgas TMMD 128 Kodim Abdya Periksa Kesehatan Warga

Rabu, 29 April 2026 - 14:54 WIB

Satgas TMMD Kebut Perbaikan Rumah Warga, Capaian Pengerjaan Capai 18 Persen

Rabu, 29 April 2026 - 14:41 WIB

Masuk Hari Ketujuh, Progres MCK TMMD Abdya Tembus 13 Persen

Rabu, 29 April 2026 - 13:57 WIB

Gotong Royong TNI-Warga Kian Solid, Rehab RTLH TMMD Abdya Masuki Tahap Bata

Rabu, 29 April 2026 - 13:51 WIB

Digenjot Satgas TMMD, Pembangunan RTLH di Gunung Cut Capai Tahap Penting

Selasa, 28 April 2026 - 19:38 WIB

Gunung Cut Terus Berbenah, TMMD Bangun Jalan Akses Pertanian

Berita Terbaru