slot77reseller smmKencang77 Heylinkhttps://www.zeverix.comsmm murahsmm indonesiaslot gacorslot onlineslot gacor hari inikencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiaKENCANG77kencang77kencang77 daftarkencang77 loginSlot gacorslot danaslot gacorslot deposit danaslot dana 5000kencang77slot gacorkencang77kencang77slot777slot777kencang77SLOTGAMA101SLOTGAMA201SLOTGAMA301SLOTGAMA401SLOTGAMA501
slot77reseller smmKencang77 Heylinkhttps://www.zeverix.comsmm murahsmm indonesiaslot gacorslot onlineslot gacor hari inikencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiaKENCANG77kencang77kencang77 daftarkencang77 loginSlot gacorslot danaslot gacorslot deposit danaslot dana 5000kencang77slot gacorkencang77kencang77slot777slot777kencang77SLOTGAMA101SLOTGAMA201SLOTGAMA301SLOTGAMA401SLOTGAMA501

Gen-Z Harus Bisa Manfaatkan Tahun 2025 untuk Beli Rumah/Properti

- Redaksi

Minggu, 16 Februari 2025 - 04:38 WIB

50173 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kamis, 13 Februari 2025

MEDAN – Mulai tahun 2024, siklus penurunan bunga sudah mulai dilaksanakan oleh beberapa bank, termasuk Bank Indonesia (BI), khususnya sejak pascapandemi dan pasca tahun politik yang telah usai tahun 2024 lalu. Karena itu, masyarakat umum, khususnya Generasi Z (Gen-Z) seharusnya bisa memanfaatkan tahun 2025 ini untuk membeli rumah/properti.

Ketua DPRD APERSI Sumut/CEO Bintang Group, H.M. Yulius, ST, MM. (kanan), salah satu narasumber

Hal ini disampaikan Ketua DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sumut/CEO Bintang Group, H.M. Yulius, ST, MM. sebagai narasumber dalam materi Outlook Sektor Properti Tahun 2025 di Indonesia yang disampaikan di event Sharing Session Mitra Arsitektur Indonesia (MAI) #8, Strategi Bisnis dalam Dunia Konstruksi, Kamis (13/2) di Sekretariat Mitra Arsitektur Indonesia (MAI), Jalan Kapten Sumarsono No. 67A Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir juga para narasumber profesional yang kompeten di bidangnya, yakni Penyuluh Anti Korupsi KOMPAK Sumut, Ar. Peranita Sagala, IAI, Konsultan Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO)/CV Arkade Enam Pilar, Ar. Syahlan J. Nasution, IAI, AA, Owner PT. Jaya Mandiri Bangunan, Candra, STP, dengan moderator Abdi Noor, SH.

Kegiatan ini turut didukung Ikatan Arsitek Lansekap Indonesia (IALI), Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO), Ikatan Arsitek Indonesia Sumatera Utara (IAI SUMUT), DPD Real Estate Indonesia (REI) Sumatera Utara, Ikatan Konsultan Penilai Bangunan Gedung (IKPBG), KOMPAK Sumut, Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI). Selain itu, para mitra yang turut mendukung kegiatan ini yakni Reclea Brick, WAVIN, Goodsense dan Indolok yang juga dihadiri oleh Ruth Merry (WAVIN), Abdi Noor (Indolok), Siswanto Tan (Reclea Brick), Rika Purnama Sari (Goodsense) dan lainnya. Event yang sama juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara MAI dengan APERSI Sumut.

Menurut Yulius yang telah 20 tahunan berkecimpung di dunia pengembang perumahan (developer), tahun 2025 merupakan tahun yang tepat untuk membeli rumah, baik yang cash (lunas) ataupun cicilan dan kredit perumahan rakyat (KPR). Apalagi pascapandemi dan tahun politik sudah usai, kebutuhan rumah bangkit kembali ditambah dengan adanya program pemerintah dalam hal proyek 3 juta rumah program pemerintah.

“Pasar properti Indonesia tahun 2025 diproyeksikan mengalami kebangkitan setelah tertekan saat pandemi. Sejumlah pelaku dan pengamat pasar memandang 2025 cukup optimis. Pelaku bisnis properti, salah satunya Matius Jusuf, menyatakan mulai bangkit di angka 5 persen. Beberapa indikator terjadinya booming properti itu di antaranya adanya pertumbuhan ekonomi 5 persen, inflasi relatif rendah, suku bunga tidak terlalu tinggi, program pemerintah menyediakan 3 juta rumah, dan lainnya,” bebernya.

Selain itu, siklus penurunan suku bunga ditandai pada tahun 2024 telah dilakukan oleh beberapa bank secara global, tidak terkecuali Bank Indonesia. Oleh karena itu, dia mengimbau masyarakat umum, khususnya Gen-Z mulai membudayakan membeli properti sebelum usia 50an.

“Kalau kredit, mulailah dari sekarang, jangan sudah 50 tahun. Pensiun usia 56-59 tahun, terlalu pendek waktunya (cicilan). Belum lagi di umur segitu banyak kebutuhan, ya kebutuhan anaklah, keluargalah. Jadi Gen-Z budayakanlah beli (properti/rumah) dari sekarang,” imbaunya.

Namun, diingatkannya, ada hal-hal yang harus diperhatikan sebelum berniat membeli rumah, khususnya yang kredit atau KPR karena biasanya hal ini yang sering membuat sulit calon pembeli rumah. “Screening awal, pasti pengecekan perbankan/BI checking/OJK checking. Jika sudah dilunasi pun (utang/kredit/pinjaman), akan ada waktu pemutihan dulu, baru bisa beli,” sebutnya.

Kedua, penghasilan, baik pekerjaan dengan fix income (penghasilan tetap) maupun nonfix income (penghasilan tidak tetap). “Screening pertama, BI checking, kedua, penghasilan. Ada dua penghasilan, fix income (pegawai/ASN, dll) dan nonfix income. Untuk nonfix income, inikan macam-macam, misal pedagang yang punya toko, atau jasa, yang keliling, misal driver, salon. Yang ini kan biasanya bank lebih rumit memverifikasi. Tapi, kalau pedagang punya toko atau lapak, pasti lebih menang (mudah), lalu, pedagang keliling yang punya steeling biasanya bisa dapat. Atau juga, jasa salon, pasti disurvei tempat usahanya. Nanti bank akan tanya omzet sebulan. Disurvei, misalnya dia dagang apa, bakso, omzet Rp1 juta. Jadi nanti, analis bank akan integorasi si pemohon, tapi, dibuktikan juga dengan rekening,” bebernya.

Lanjutnya, memilih pengembang (developer) ‘sehat’ juga penting diperhatikan. “Ini memang membuat kita, kawan-kawan pengembang miris, satu orang berbuat, semua kena imbas. Jadi, bagi yang mau beli rumah, jika ditawarkan promosi, survei dulu, itu langkah pertama. Barang ada, yang sudah ready ataupun yang tanah kosong. Calon konsumen harus pastikan tahu nama perusahaannya, kantornya di mana, bukan kantor di lokasi (perumahan) saja, karena itu bisa jadi hanya pemasaran. Lalu, kalau ada sistem booking, tunda dulu, bilang bayar di kantor saja,” jelasnya.

Kemudian, cari tahu di mana perumahan sebelumnya dikerjakan pengembang tersebut serta pengecekan ke perbankan. “Misalnya sekarang Tembung, jadi sebelumnya (di mana). Berikutnya, calon konsumen datangi perbankan, tanyakan tentang PT tersebut, selama ini menyalurkan kredit bagaimana. Kalau dibilangnya mangkrak, artinya diragukan. Lalu, yang terpenting, ketika pembayaran booking fee, pastikan ada PPJB, jangan hanya kwitansi saja, kapan semuanya diselesaikan, termasuk bagaimana rincian speknya,” tambahnya.HR

Berita Terkait

Bupati Karo Gandeng Konsulat Tiongkok, Bahas Modernisasi Pertanian Hingga Undang Ke Festival Bunga Dan Buah
Tingkatkan Motivasi dan Imunitas, Lapas Narkotika Langkat Gelar Apel Penghargaan Pegawai Teladan dan Pembagian Vitamin
Antisipasi Gangguan Kamtib, Lapas Narkotika Langkat Gandeng TNI-Polri Gelar Razia Gabungan Blok Hunian
Wujud Nyata Pelayanan Prima, Lapas Narkotika Langkat Bagikan Paket Alat Mandi dan Pakaian untuk Warga Binaan
Pendidikan Kecakapan Wira Usaha LKP Cahaya Karya Gemilang Resmi di Buka
Momentum HUT Bhayangkara ke-80, Dudi Efni Pasaribu Ajak Masyarakat Tebar Kebaikan Lewat Makan Bersama GRIB (MBG) DPC Kota Medan
SAH!! Yan Patmos Plt Kepala Lapas Narkotika Langkat Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum
Lebih Dua Tahun Berbagi, Dapur Umum DPC GRIB Jaya Medan Tetap Konsisten Layani Masyarakat
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 15:56 WIB

Satlantas Polres Batu Bara Gelar “Polantas Karib” di Pabrik Semen, Berikan Sosialisasi Tertib Lalu Lintas Kepada Karyawan

Senin, 20 Juli 2026 - 15:43 WIB

Satlantas Pos Sei Bejangkar Lakukan Patroli Jalinsum – Kibas Bendera Merah di Lokasi Rawan, Kegiatan Aman Lancar

Senin, 20 Juli 2026 - 13:30 WIB

Sinergi Polri-Kejaksaan Batu Bara Dipererat, Dorong Sistem Peradilan Pidana yang Efektif dan Berintegritas

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:04 WIB

Satlantas Polres Batu Bara Lakukan Teguran Humanis – Edukasi Pengemudi dan Penumpang Odong-Odong di Jalan Lintas Batu Bara

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:35 WIB

Satlantas Polres Batu Bara Laksanakan Pengamanan Gereja HKBP Indrapura Kota – Kegiatan Berjalan Aman Lancar

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:35 WIB

Sat Lantas Polres Batu Bara Laksanakan Patroli SPBU di Sipare-Pare Kecamatan Air Putih – Kegiatan Aman Lancar

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:09 WIB

Polres Batu Bara Gelar Patroli Gabungan Antisipasi Gangguan Kamtibmas – Apel Kesiapan Dipimpin Pawas AKP Lumban Sirait

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:18 WIB

Sat Lantas Polres Batu Bara Gelar Patroli Blue Light Malam Hari, Jaga Kelancaran Lalu Lintas di Jalinsum Pos Lantas Sei Bejangkar

Berita Terbaru