Salak, 10 Juni 2025 — Menjelang pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2025, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pakpak Bharat intensif melaksanakan patroli serta sosialisasi terkait pelanggaran kendaraan Overload (kelebihan muatan) dan Overdimensi (perubahan bentuk kendaraan di luar spesifikasi pabrik). Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (10/6) mulai pukul 10.00 hingga 12.15 WIB, menyusuri jalur lintas strategis yang menghubungkan Kabupaten Dairi dan Kota Subulussalam.
Kapolres Pakpak Bharat AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si, melalui Kasat Lantas Polres Pakpak Bharat AKP Aswin Irwan, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif menjelang digelarnya Operasi Patuh Toba yang akan segera dimulai.
“Kita mengedepankan edukasi kepada pengemudi kendaraan roda empat atau lebih, khususnya yang membawa muatan berlebih atau mengalami perubahan dimensi. Dalam pantauan kami di lapangan, masih banyak ditemukan kendaraan yang tidak sesuai dengan ketentuan baik dari segi bentuk maupun beban muatannya,” jelas AKP Aswin.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah pengemudi yang kedapatan melanggar aturan Overload dan Overdimensi diberikan teguran lisan dan sosialisasi langsung mengenai dampak serta konsekuensi hukum dari pelanggaran tersebut. Sosialisasi dilakukan secara humanis, dengan harapan para pengemudi dapat memahami dan mematuhi aturan demi keselamatan bersama.
AKP Aswin menegaskan bahwa pada saat pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2025 nanti, pihaknya tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap pelanggar. “Jika setelah sosialisasi ini masih ditemukan pelanggaran serupa, kami akan melakukan penindakan berupa tilang di tempat. Tidak ada toleransi untuk pelanggaran berat yang dapat mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya,” tegasnya.
Patroli dan sosialisasi yang dilakukan di Jalinsum antara Dairi dan Subulussalam ini berjalan aman dan lancar. Kegiatan tersebut melibatkan personel Satlantas Polres Pakpak Bharat, dipimpin langsung oleh Kapos Lantas Sibande Aipda Dolar Tarigan. Turut serta pula petugas dari Dinas Perhubungan yang membantu memberikan edukasi teknis terkait spesifikasi kendaraan yang sesuai aturan.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para pengemudi dan pemilik kendaraan niaga dapat lebih memahami pentingnya mematuhi aturan teknis berkendara, guna mengurangi risiko kecelakaan dan mendukung kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Pakpak Bharat. (ALEX)
































