MEDAN | Bunda Literasi sekaligus Bunda PAUD Sumatera Utara, Kahiyang Ayu, mengukuhkan Ny. Juniatry Setia Manogihon Franc Bernhard Tumanggor sebagai Bunda Literasi dan Bunda PAUD Kabupaten Pakpak Bharat, Rabu (13/8/2026). Prosesi pengukuhan berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, bersama para istri bupati dan wali kota se-Sumatera Utara. Juniatry, yang akrab disapa Nia, resmi mengemban amanah untuk mendorong kemajuan literasi dan pendidikan anak usia dini di daerahnya.
Acara ini turut dihadiri Gubernur Sumatera Utara, M Bobby Afif Nasution, yang menekankan pentingnya peran orang tua dalam membentuk generasi unggul sejak usia dini. Bobby menyampaikan bahwa pembangunan sumber literasi yang tepat menjadi bekal utama bagi generasi muda, terutama dalam menghadapi target besar menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, tantangan literasi saat ini tidak lagi sekadar meningkatkan minat baca, tetapi memastikan bahwa bahan bacaan yang tersedia relevan, bermakna, dan bermanfaat.

Bobby mengingatkan bahwa kemudahan akses informasi di era digital membuat masyarakat perlu lebih selektif. Jika dulu minat baca ditumbuhkan melalui penyediaan perpustakaan atau pojok baca, kini hampir semua orang memiliki minat baca. Namun, yang menjadi pertanyaan, kata Bobby, adalah jenis bacaan yang dikonsumsi. Ia menegaskan perlunya menyediakan konten bacaan yang tidak hanya menarik, tetapi juga menambah wawasan, memperkuat moral, dan menumbuhkan nilai-nilai keagamaan.
“Kita sekarang berhadapan dengan perang konten. Ada banyak bacaan yang menarik secara tampilan, tetapi tidak memberikan manfaat. Karena itu, kita harus menyiapkan bacaan yang mendidik, menginspirasi, dan memperkaya pengetahuan,” ujarnya.

Gubernur Bobby juga berpesan kepada seluruh Bunda Literasi di Sumatera Utara untuk terus berinovasi dalam menyediakan fasilitas membaca yang nyaman, program literasi yang relevan, serta menggandeng komunitas dan kelompok masyarakat yang bergerak di bidang literasi. Ia meyakini kolaborasi yang kuat akan menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap bersaing di masa depan.
Pengukuhan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran Bunda Literasi dan Bunda PAUD di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara, sekaligus memastikan bahwa literasi menjadi gerakan bersama yang berdampak nyata di tengah masyarakat. Dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan budaya literasi di Sumatera Utara akan semakin mengakar, membentuk fondasi kokoh menuju cita-cita Indonesia Emas 2045. (ALEX)































