*Bersamaan juga akan dilaksanakan perayaan peringatan HUT GTDI yang ke-54.
Riau- (Indonesia Post) Kegiatan perhelatan musyawarah kerja nasional (Mukernas) Gereja Tuhan di Indonesia (GTDI), adalah moment penting, yang akan dilaksanakan tanggal 01-03 Oktober 2025, di WinStar Hotel Pekanbaru- Riau. Adapun Thema yang diusung adalah: “Berjalan semakin lama semakin kuat (Mazmur 84:8)”, dan sub Thema: “Melalui Mukernas 2025, mari kita petakan kembali perjalanan Gereja Tuhan di Indonesia menuju Gereja yang jaya!”
Dalam Tata Dasar dan Tata Tertib GTDI tahun 2005, khususnya dalam pasal 13, disebutkan bahwa Mukernas diadakan satu kali satu tahun atas undangan Bishop dan Sekretaris jenderal, mengevaluasi hasil kerja tahunan dan menetapkan program kerja tahunan, menanggulangi masalah yang muncul dari laporan BPH, Mukernas berwenang menilai laporan Pimpinan pusat, Mukernas memilih Sekjen jika Sekjen berhalangan tetap hingga periode berakhir, Pimpinan sidang diajukan oleh Pengurus Pusat minimal 3 orang maksimal 3 orang, dan Mukernas berwenang untuk memecat/merehabilitasi Petugas gereja.
“Panitia Mukernas berharap, agar semua Hamba -hamba Tuhan, Gembala-gembala jemaat, Petugas Gereja, dan undangan hadir, dalam kegiatan yang sangat penting ini, ujar salah seorang Panitia Mukernas GTDI, Pdt. Jhonris Siahaan, S.Th,” khusus kepada Wartawan media online Indonesia Post.

Adapun materi acara mukernas tanggal 01-03 Oktober 2025, adalah:
1. Ibadah pembukaan
2. Kata-kata sambutan dari panitia, BPH, Gubernur Riau, Kanwil Kemenag Riau, dan Kapolda Riau
3. Persidangan (memilih pimpinan sidang, mendengar laporan BPH, rapat pleno pembahasan program kerja
4. Pembentukan Panitia Mubes 2026
5. Narasumber, unsur panitia, BPH, Gembala jemaat, dan undangan khusus.
Di SK tersebut memutuskan, menetapkan keputusan pimpinan nasional GTDI tentang pengangkatan dan penetapan panitia pengarah dan panitia pelaksana kegiatan Mukernas dan HUT ke-54. Pertama mengangkat dan menetapkan panitia pengarah dan pelaksana kegiatan mukernas dan HUT Sinode GTDI ke-54 tahun 2025, yang akan dilaksanakan pada tanggal 01-03 Oktober 2025 di kota Pekanbaru Riau (Nama dan susunan kepanitiaan terlampir). Kedua kepada panitia diberi tugas dan tanggung jawab sesuai dengan fungsinya untuk mempersiapkan kegiatan Mukernas dan HUT ke-54 dimaksud, baik dalam kegiatan persidangan oleh SC maupun dalam segala kebutuhan, dan susunan acara berjalannya kegiatan oleh OC, dengan berkordinasi kepada pimpinan nasional dan pihak-pihak lain demi suksesnya pelaksanaan acara dimaksud. Ketiga masa penugasan panitia berlaku sejak ditetapkan dan akan berakhir setelah kegiatan, serta dibubarkan pada saat menyerahkan laporan kegiatan paling lama satu bulan setelah pelaksanaan kegiatan. Keempat keputusan ini berlaku sejak ditetapkan dan apabila ditemukan kesalahan dikemudian hari akan diperbaiki sebagaimana mestinya.
Susunan kepanitiaan Mukernas dan HUT ke-54 Sinode GTDI tahun 2025, ialah Penanggungjawab pimpinan nasional Sinode GTDI dan Pengurus GTDI wilayah Riau 1, Penasehat adalah Badan Pertimbangan Rohani (BPR) GTDI. Sedangkan Panitia pengarah/SC adalah Pdt.Dr. Otniel O.Harefa, M.Pd, M.Th; Pdt. James Siagian, M.Th, dan Pdt. Dody Togatorop, S.Th, MAIE.
Panitia pelaksana/OC, adalah Ketua, Pdt. Jhonris Siahaan, S.Th; Sekretaris, Pdm.Yosua Fernandes, S.Th; Bendahara, Pdt.Aser Siregar; Seksi (sie) acara, Pdt.Arleston Purba, S.Th, Pdt. Gantianus Sababalat, S.Pd, dan Pdt.Anderson Sitorus, S.Th, M.Pd.
Sedangkan seksi (sie) Transportasi dan Akomodasi, ialah William Daniel Siahaan, S.Kom, Daniel Naibaho, dan Daniel Situmorang. Seksi (sie) Konsumsi adalah istri pendeta GTDI wilayah Riau 1, dan Seksi (sie) persidangan, Pdm.Dr. Eliberkat Zebua, M.Th, dan Pdt.Yanto Andreas Pingak, S.Th.
Kegiatan Mukernas, dilakukan berdasarkan Surat keputusan (SK) pimpinan nasional Sinode GTDI no.128/S.Kep.Pan-mukernas/GTDI/VII/2025, tentang penetapan panitia pelaksana Mukernas dan perayaan HUT ke-54 Sinode GTDI 1-3 Oktober 2025, yang ditetapkan di Medan, pada tanggal 28 Juli 2025, oleh pimpinan nasional Sinode GTDI, yang ditandatangani Ketua Nasional Sinode GTDI, Bishop Dr. Peringatan Zebua, MAIE, M.Th. Semoga acara Mukernas berjalan dengan baik dan lancar, nama Tuhan Yesus dimuliakan sebagai kepala gereja, dan GTDI semakin solid, visioner, misioner, dan jaya.
Gereja Tuhan di Indonesia (GTDI), adalah Gereja yang beraliran pentakosta, yang didirikan oleh Pdt.Dr. S.B.Pardede, pada tahun 1971. Gereja ini masuk ke organisasi Gereja aras nasional, yaitu PGI, PGPI, dan PGLII. Pada mulanya berbentuk Yayasan Bait Allah, yang melakukan pekabaran injil. Pada tahun 1973 didaftarkan ke Kantor DEPAG SUMUT, dan pada tahun 1974 didaftarkan ke DEPAG RI. Dalam musyawarah besar (MUBES) GTDI XXIV, pada tanggal 2-5 November 2021, yang diadakan di Hotel Danau Toba Internasional- Parapat Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara (SUMUT), terpilih Pengurus nasional GTDI secara aklamasi (suara terbanyak), yaitu Bishop Dr.Peringatan Zebua, MAIE, M.Th (Ketua nasional); Pdt.Drs.Sairin Pardosi, M.Pd (Sekretaris jenderal); dan Pdt. Ridwan Sianipar, S.Pd (Bendahara). Gereja GTDI berkantor pusat di Jl.Bambu Runcing no.30 Medan (SUMUT).
Dan, Gereja GTDI sudah melebarkan sayapnya, menjangkau jiwa-jiwa, memajukan pelayanan, melalui hamba-hamba Tuhan, dan jemaat ke segala penjuru di Indonesia. Bukan hanya di kota Medan saja, tapi sudah berkembang terus menjelajah ke daerah Aceh, Langkat, Deli Serdang, Simalungun, Toba, Taput, P. Nias, Riau, Kepri, Jambi, Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan, Sulawesi Selatan, dan Bali, dan lain-lain. Terpujilah Tuhan Yesus sebagai Kepala Gereja, dan GTDI sebagai alat-Nya dalam dunia yang semakin gelap, susah, dan sesat ini, serta GTDI semakin solid dan jaya. Juga, para Hamba Tuhan dan Pelayan Tuhan GTDI semakin kompak dan bersatu kedepannya. Adapun GTDI Maranatha Puoh Raya, yang digembalakan oleh hamba-Nya, Pdt. B.Napitupulu, masuk wilayah Riau-2. (P. Lubis)
































