*Beliau sudah menanam Kurma di Kebun edukasinya desa Muara Situlen Kecamatan Babul Makmur Kabupaten Aceh Tenggara
*Juga, Rajab Situmorang, S.T., telah menanam Kurma di halaman Kantor camat Lawe Sigalagala, di halaman Mesjid, dan Tanah wakaf.
Aceh Tenggara- (Indonesia Post)
Wartawan media online Indonesia Post, berhasil mewawancarai Bpk.Rajab Situmorang, S.T., selaku salah seorang Petani perintis tanaman Kurma di Aceh Tenggara, pada hari Rabu (23/10-2024), di halaman Kantor camat Lawe Sigalagala.
Beberapa hal yang ditanyakan media ini, kepada beliau adalah, yaitu apa yang menjadi motivasinya untuk menanam Kurma, bagaimana bisa beliau secara aktif mengurus Kurma yang ada di lingkungan Kantor camat Lawe Sigalagala, apa yang sudah dilakukannya dalam hal pengembangan Kurma di Aceh Tenggara, dan pesan beliau terhadap masyarakat Aceh Tenggara tentang penanaman Pohon Kurma.

Dengan semangat, Rajab Situmorang, S.T., menerima Jurnalis media ini, dan menjawab dengan antusias. Bermula dari beliau melihat cara pengkejambahan Pohon Kurma di Polybed, di Youtube tahun 2020. Lalu beliau praktekkan dan berhasil, bibit yang ditanam berkecambah, lalu bibit itu ditanam di ladangnya. Atas inisiasi Camat Lawe Sigalagala kala itu, Ramadani, S.STP.M.M.,dilakukan penanaman di halaman Kantor camat setempat, saat pelantikan Pj.Bupati Aceh Tenggara pertama (periode 1), Drs.Syakir, M.Si. Bapak Rajab Situmorang, menanam 10 batang, dan Camat Ramadani 1 batang. Dan, terus diurus dan dipupuk sampai sekarang.

Juga, Bpk.Rajab Situmorang, telah membuat Kebun Kurma edukasi Rasit Date Palm, di desa Muara Situlen Ke camatan Babul Makmur Kabupaten Aceh Tenggara. Beliau juga melanjutkan, bahwa kondisi geografis dan iklim Aceh Tenggara, cocok untuk Pohon Kurma. Karena kesuburan tanah, iklim, dan lembah Alas yang berada diantara 200-300 diatas permukaan laut (dpl).

Adapun tambahan yang diberikan beliau, kepada Juruwarta ini adalah, bahwa bila ada masyarakat yang tertarik terhadap tanaman Kurma dan menanamnya, bisa melihat akun Facebook Rajab Situmorang. Ada penjualan bibit Kurma Rp.100.000,-/batang, yang umur 1 tahun, dan ada yang Rp.300.000,-/batang, yang umur 3 tahun. Sementara Camat Lawe Sigalagala yang baru, Ary Safrizal Arma, S.STP.M.Si, menurut informasi turut mendukung penanaman Pohon Kurma, di halaman Kantor camat setempat, dengan menyuruh supaya tempatnya dipercantik dan diperindah, untuk tempat layak berlindung.

Rajab Situmorang, S.T., adalah seorang Pekerja keras, yang mempergunakan waktunya dengan efektif, efesien, dan ekonomis. Beliau adalah seorang staf PNS, yang berasal dari Sekdes Kute Kuta Tengah. Dulu beliau merantau ke Aceh Tenggara, dan bekerja sebagai karyawan di salah satu Proyek penggilingan batu (stone crushers). Pernah juga beliau bekerja di PNPM, sebelum menjadi PNS. Intinya beliau adalah seorang manusia yang gigih dan pejuang hidup. Rajab Situmorang, sudah berhasil memberangkatkan anaknya menjadi anggota Polri dan sarjana, dan mahasiswa. Dia juga adalah seorang yang aktif, dalam dunia pendidikan sebagai Ketua Komite dan aktif di keagamaan.
Dalam wawancara terakhir kepada pemburu berita ini, dia memohon kepada pemerintah daerah, supaya menjalin kerjasama yang baik tentang penanaman Kurma di Bumi Sepakat-segenap, karena hal ini menambah penghasilan warga secara ekonomi, dan erosi tanah dan banjir. Rajab Situmorang, telah menanam Kurma di Kebunnya sendiri, halaman Kantor camat Lawe Sigalagala, di halaman Mesjid, dan di Tanah Wakaf. Kelapa santan dari Amerika Latin, tumbuhnya di Aceh Tenggara. Kelapa sawit dari Nigeria, juga tumbuh di sini. Berarti Tanaman Kurma juga, cocok tumbuh di lembah Alas Aceh Tenggara, ujarnya mengakhiri.” (P.Lubis)
































