*Terdiri dari Jalan Rabat beton, Jalan usaha Tani, TPT, dan pemipaan air
Kutacane- (Indonesia Post) Proyek pembangunan fisik masih banyak dilakukan di desa-desa (kute) di Kecamatan Lawe Sigalagala Kabupaten Aceh Tenggara, pada kuartal pertama pencairan dana desa tahun 2024.
Hal tersebut terpantau Jurnalis media online Indonesia Post di lapangan, bersama Kabiro Tabloid Mitra Polda Aceh Tenggara, bersama kawan-kawan LSM lainnya, baru-baru ini.
Monitor Wartawan media ini di lapangan, ada proyek rabat beton, jalan usaha tani, Tembok penahan tanah (TPT), pemipaan air minum, dan pemasangan Tiang dan lampu jalan.
Adapun proyek-proyek tersebut, berada di desa Darul Aman, desa Lawe Tua Makmur, desa Lawe Tua Persatuan, desa Kayu Mbelin, desa Karya Indah, desa Lawe Sigala Timur, desa Lawe Pekhidinen, desa Sukamaju, desa Kuta Tengah, desa Lawe Rakat, desa Lawe Loning 1, desa Lawe Loning Aman, dan desa Lawe Loning Sepakat.

Kemungkinan besar hal ini dilakukan, karena hasil musyawarah dusun (Musdus), dan Musrenbang desa. Dengan anggaran yang terbatas, dengan skala prioritas yang dilakukan Tim 11(RKPKute). Dan, telah sesuai dengan Permendes PDT &T no.7 Tahun 2023, dan Permendes PDT & T no.13 Tahun 2023. Yang perlu diperhatikan masyarakat, Wartawan, dan LSM; adalah apakah standar, volume, dan kualitas proyek sudah memadai. Seperti volume proyek harus mengacu dengan pangjang x lebar x tinggi. Kualitas proyek harus kuat, minimal 5 tahun. Jangan ada TPT belum ada 5 tahun, sudah amblas. Dan yang penting, jangan asal ada, dan jangan asal siap, untuk meraup keuntungan sebesar- besarnya. Perlu pengawasan dan monitoring pihak kecamatan. Demikian dilaporkan dari Aceh Tenggara.(P.Lubis)
































