KEPALA BNN RI SIAP KERJASAMA JALANKAN PROGRAM PRIORITAS WUJUDKAN ASTA CITA

- Redaksi

Minggu, 3 November 2024 - 19:58 WIB

5073 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

*Hadiri ungkap kasus narkotika.

Jakarta- (Indonesia Post) Penyelesaian permasalahan narkotika, tidak hanya menjadi tugas Polri, tetapi juga seluruh pihak yang berwenang (stakeholder), dan juga masyarakat. Hal tersebut disampaikan Kepala BNN RI, Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si., saat menghadiri konferensi pers pengungkapan jaringan narkotika internasional hasil joint operation yang dilakukan selama bulan September- Oktober 2024, di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (1/11-2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam konferensi pers tersebut, 80 kasus tindak pidana narkotika diungkap, 136 tersangka diamankan, dan sejumlah barang bukti disita, diantaranya 1,07 ton sabu; 1,12 ton ganja; 357.731 butir ekstasi; dan lain sebagainya. Serupa dengan apa yang diungkapkan Kepala BNN RI, Kabareskrim Polri, Drs. Wahyu Widada, M.Phil., mengatakan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil dari sinergitas.

Kegiatan operasi gabungan yang dilakukan Bareskrim bersama Drug Enforcement Administration (DEA), BNN, Kejaksaan Agung, PPATK, Ditjen Bea dan Cukai, serta Ditjen Pemasyarakatan atau yang saat ini berganti menjadi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tersebut, telah berhasil menyelamatkan lebih dari 6 (enam) juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Selain pengungkapan kasus narkotika, Kepala BNN RI dan Kabareskrim dalam konferensi pers tersebut, juga menyoroti terkait kampung narkoba yang menjadi basis para bandar, dalam menjalankan bisnis narkoba. Marthinus Hukom menyampaikan bahwa dibutuhkan berbagai pendekatan (approachment), untuk dapat mengubah kampung narkoba, baik melalui pendekatan hukum, ekonomi, sosial, pendidikan, dan sebagainya.

“Sekarang ini Badan Narkotika Nasional (BNN) mengindikasi adanya 900 kampung narkoba,” sebut Kepala BNN RI, Marthinus Hukom, S.Ik, M.Si.

Masalah narkotika sudah menjadi rahasia umum, bagi masyarakat, bahwa banyak yang terlibat dalam peredaran gelap narkotika. Baik pemakai, kurir, dan bandar. Mereka punya jaringan yang kuat dan rahasia, serta uang yang berlimpah. Bulan Oktober tahun 2022, Rakyat Indonesia dikejutkan oleh penangkapan narkoba oleh Petugas Polda Metro Jaya. Yang melibatkan Kapolda Sumbar, Irjen (pol) Drs.Teddy Minahasa; Kapolres Bukit Tinggi, AKBP. Doddy Prawiranegara; Kapolsek Kali Baru, Kompol. Kasranto, serta 2 personil Bintara dari Polres Jakarta Barat dan Polres Tanjung Priok, yaitu Aipda.AD dan Aiptu.J. Ada kurir wanitanya, Linda Pujiastuti, dll.

Mereka menjual barang bukti (BB) narkoba, hasil tangkapan Polres Bukit Tinggi. Sungguh miris dan memprihatinkan, Aparat penegak hukum yang seharusnya menegakkan aturan hukum, malah bermain kotor dalam praktek curang dan melawan hukum. Padahal Irjen (pol) Drs.Teddy Minahasa, mau dipromosikan kian jadi Kapolda Jawa Timur, karena dinilai berprestasi. Ini masih yang terungkap ke persidangan. Yang belum tertangkap dan tersingkap, kita belum tahu.

Bagai gayung bersambut, Kabareskrim, Komjen (pol), Drs.Wahyu Widada, M.Phil, pada kesempatan yang sama menegaskan, bahwa pihak kepolisian berkomitmen untuk menutup jalur-jalur masuk penyelundupan, dan mengubah kampung-kampung narkoba sehingga memiliki daya tangkal dan daya cegah, terhadap ancaman bahaya narkotika dengan berkolaborasi (bekerjasama) bersama kementerian/ lembaga termasuk BNN. Semoga di Kabupaten Aceh Tenggara, juga ada kerjasama yang baik dan sinergitas, dalam pemberantasan peredaran gelap narkoba, antara pihak yang berwenang, Pemkab, Polres, BNK, Tokoh agama, Tokoh masyarakat, Tokoh adat, SKPK, Camat, Kapuskesmas, para kepala desa, dan Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Demikian dilaporkan dari Aceh Tenggara. (P.Lubis)

Berita Terkait

Bupati Karo Lepas Pengiriman Cabai Merah ke Kota Palangka Raya, Perkuat Kerjasama Antar Daerah
Polres Agara Amankan Oknum Guru, Sabu 0,27 Gram Jadi Barang Bukti
Sat Resnarkoba Polres Agara Ungkap Kasus Sabu, 0,86 Gram Diamankan Dari Seorang Pria di Darul Hasanah
Sat Narkoba Polres Agara Gagalkan Distribusi Ganja ke Luar Daerah, 17,8 Kilogram Disita di Kecamatan Ketambe
Kapolres Aceh Tenggara: Media Pilar Penting dalam Edukasi Masyarakat
LSM KOMPAK Aceh Tenggara Peringatkan Media Online Agar Tidak Menyebarkan Informasi Sepihak yang Merugikan Bupati
Dari Duka Menuju Ceria: Aksi Trauma Healing Polres Aceh Tenggara Bersama STIK 83/WPS di Tengah Dampak Banjir Aceh Tenggara
Polres Aceh Tenggara dan Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Kurve Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Desa Penungkunan

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:52 WIB

Kepala Rutan Tarutung Tegaskan Zero Narkoba, Penipuan Online, dan Judol di Dalam Rutan

Senin, 13 April 2026 - 18:30 WIB

Marjani Ajukan Keberatan ke KPK, Kuasa Hukum Nilai Penetapan Tersangka Tidak Sah

Minggu, 12 April 2026 - 23:05 WIB

Monang Champ 3 Ikan Cupang Medan Sukses Digelar, RJN 2 Raih Juara 1

Sabtu, 11 April 2026 - 19:59 WIB

Yudi Suseno Lantik Pejabat Administrator, Tekankan Komitmen Kerja dan Anti Zona Nyaman

Jumat, 10 April 2026 - 21:10 WIB

Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan

Jumat, 10 April 2026 - 16:05 WIB

Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan

Kamis, 9 April 2026 - 09:18 WIB

Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan 2026, Bapas Kelas I Medan Laksanakan Tes Urine Pegawai, Seluruhnya Negatif Narkoba

Rabu, 8 April 2026 - 23:34 WIB

Mayjen TNI Doddy Triwinarto Diamanahkan Negara Jabat Pangdam XV/Pattimura, Kasad Tekankan Kepemimpinan Solutif

Berita Terbaru