*Dihadiri Penyelenggara kristen Depag Aceh Tenggara.
*Hadir Kapolsek Lawe Sigalagala.
Kutacane- (Indonesia Post)
Kegiatan Ibadah syukur Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia daerah (PGI-D) Aceh Tenggara, dalam rangka memperingati HUT RI yang ke-81, dilaksanakan pada hari Selasa (18/8/2026), di HKBP Lawe Sigalagala Kabupaten Aceh Tenggara.
Ibadah syukur yang mengambil tema dari Mikha 6:8-9, Indonesia berdaulat, adil, dan makmur; didahului dengan prosesi pendeta, gembala sidang, dan Hamba Tuhan yang tergabung dalam kepengurusan PGI-D Aceh Tenggara, memasuki Ruang ibadah dan peribadatan.

Dalam acara ibadah yang didahului votim, nyanyian pujian, pembacaan ayat dan doa, koor gabungan, pujian gabungan, pengakuan dosa dan janji keselamatan, epistel, pengakuan iman rasuli, dan koor & vokal group, dari gereja-gereja yang tergabung dengan PGI-D. Sedangkan doa syafaat dibawakan oleh Pdt.L.Simamora, S.Th, dari Gereja GTDI.
Puncak dari ibadah ialah, penyampaian khotbah Firman Tuhan dari hamba-Nya, Praeses HKBP Distrik Tanah Alas, Pdt.B.Simanjuntak, M.Th, yang diambil dari Mikha 6:8-9. Beliau menjelaskan ada 3 kata, yang terdapat dalam tema khotbah kita sekarang, yaitu daulat, adil, dan makmur. Daulat kalau kita lihat di kamus, adalah mandiri, berdiri diatas kaki sendiri (berdikari). Adil adalah sama rata, sedangkan makmur adalah sejahtera. Apakah bangsa kita sudah sejahtera sekarang? Jawabnya belum, karena itu masih cita-cita dan pengharapan kita, menuju Indonesia emas tahun 2045. Adakah kita mencintai produk kita sendiri, seperti aku cinta Indonesia (ACI), atau masih mencintai budaya kita sendiri, atau budaya asing. Tentang keadilan, kadang kita masih warga nomor 2 di bangsa ini, seperti penumpang di rumah sendiri. Firman Tuhan mengingatkan kita, supaya berlaku adil, setia kepada NKRI, dan hidup dengan rendah hati kepada Tuhan dan sesama. Dan, kita sebagai pelaku-pelakunya, sebagai bapak, ibu, hamba Tuhan, dan anak-anak.

Adapun kata sambutan usai ibadah, dari Ketua PGI-D Aceh Tenggara, Pdt.Tua Marpaung, M.Th, supaya gereja menjadi garam dan terang dunia, dan pelaku-pelaku firman, di saat bangsa ini, masih dilanda penyakit korupsi, judi online, ekologi, pencurian, dan maraknya narkoba.
Mewakili Kapolsek Lawe Sigalagala, Aiptu .Marudin Arliono, S.H., menyatakan bahwa Aparat hukum di Polres Aceh Tenggara, khususnya Polsek Lawe Sigalagala, berambisi besar untuk menghapus pencurian dan peredaran gelap narkoba.
Adapun kegiatan ibadah syukur ini, juga dihadiri Penyelenggara kristen Kantor Depag Aceh Tenggara, yang diwakili penyuluh Bpk.Haposan Simangunsong, S.Th. Rencana PGI-D Aceh Tenggara, akan melakukan natal oikumene pada bulan Desember 2026. PGI-D Aceh Tenggara, tergabung 85 denominasi gereja di dalamnya, ada 30 Gereja lokal HKBP, dan Gereja-gereja lainnya, seperti GKPI, HKI, GTDI, GMI, GBI, dan GSJA, dll. (P.Lubis)































