slot77reseller smmKencang77 Heylinkhttps://www.zeverix.comsmm murahsmm indonesiaslot gacorslot onlineslot gacor hari inikencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiaKENCANG77kencang77kencang77 daftarkencang77 loginSlot gacorslot danaslot gacorslot deposit danaslot dana 5000kencang77slot gacorkencang77kencang77slot777slot777kencang77slot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacor
slot77reseller smmKencang77 Heylinkhttps://www.zeverix.comsmm murahsmm indonesiaslot gacorslot onlineslot gacor hari inikencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiaKENCANG77kencang77kencang77 daftarkencang77 loginSlot gacorslot danaslot gacorslot deposit danaslot dana 5000kencang77slot gacorkencang77kencang77slot777slot777kencang77slot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacor

Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu

- Redaksi

Minggu, 10 November 2024 - 23:16 WIB

50133 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Adalah tema peringatan hari Pahlawan tahun 2024

Oleh: Januar Pagar M.Lubis

PENDAHULUAN
Tanggal Sepuluh November adalah Hari Pahlawan Indonesia. Pada tanggal itu di setiap tahun masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke, bahkan yang terpencar di seluruh belahan dunia ini tak lupa hening sejenak, sembari mengenang harum jasa-jasa mereka, yang telah gugur di medan perjuangan, demi memperjuangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yang bebas dari segala keterbelengguan, oleh aneka ketidakadilan dan ketidakmanusiaan yang dilakukan oleh para penjajah (kolonial) saat itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

MENGISI KEMERDEKAAN DENGAN PEMBANGUNAN DAN PROFESI MASING-MASING
Mengenang (refleksi) berarti menghadirkannya secara terkini dengan segala suka- duka, perjuangan dan jerih lelah serta keringat darah yang tertumpah, dan mengalir di Tanah air Indonesia, hingga tinggal tulang di Pusara, sebagai persembahan termurni demi kemerdekaan sejati dan bahagia seluruh warga negara Indonesia.

Sebagai ungkapan rasa hormat (respect) dan penghargaan akan jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur di medan perjuangan, Bangsa Indonesia menjadikan tanggal 10 November, sebagai hari bersejarah yang dibaktikan khusus untuk para pahlawan perkasa, militan, patriotik, dan nasianalis negeri ini. Negeri ini mengalami kebebasan sejati hingga saat seperti ini, oleh karena jasa-jasa para syuhada bangsa.

Negara mencatat dan mengabadikan tanggal 10 November setiap tahun, sebagai hari istimewa yang dipersembahkan dan didedikasikan secara khusus (spesial) kepada para pahlawan. Pahlawan yang gugur karena rasa cinta yang begitu besar akan orang-orang dan negerinya (patriotik).

Tentang cinta dan dedikasi yang tulus ini, diabadikan oleh negara dan seluruh warga bangsa Indonesia di dalam buku hidup negara (sejarah) dan buku-buku harian pribadi Pejuang, dan Generasi penerus; yang tercatat rapi tentang segala suka dan duka hidup masa lalu, masa kini, dan masa yang akan datang.

Arti terdalam dari peringatan hari Pahlawan pada setiap tanggal sepuluh bulan November, adalah mengingatkan dan menyadarkan generasi untuk tidak lupa sejarah. Lebih jauh dari itu adalah menjamah lubuk hati terdalam generasi untuk setia bersyukur dan berterima kasih, kepada apa dan siapa pun yang pernah berjasa di setiap sejarah perjuangan bangsa ini.

Sekecil dan sesederhana apa pun itu sebagai sumbangan (kontribusi) berharga, yang membentuk dan menjadikan manusia sebagai pribadi yang kaya arti dan bermanfaat bagi orang lain. Artinya hadirnya menjadi berkat sejuk yang memerdekakan dan menghantarnya kepada kesejatian kebebasan (freedom).

Kegiatan peringatan Hari Pahlawan bukanlah hanya sebagai peringatan seremonial tahunan belaka. Momen ini adalah acara penuh berkat yang darinya, mengalir buah-buah militansi, proaktif, patriotik, untuk menghadapi aneka badai hidup yang datang silih berganti. Hari ini tidak ada lagi penjajah yang mesti dilawan dan diusir dengan senjata. Saat ini tidak ada lagi perbudakan dan ketidakadilan yang dialami dan dirasakan oleh manusia Indonesia pada umumnya. Entahlah itu benar atau tidak!

Tengoklah ke ladang/sawah tempat para petani membajak, menanam dan memanen. Namun perjuangan kita belum selesai kawan. Masih ada perbudakan-perbudakan modern, yang tak dijangkau oleh indra manusia yang kerap dan rapi dimainkan oleh para elite politik, dan Pejabat yang korup serta tamak.

Kaum Elite politik sering tampil menepuk dada atas nama rakyat miskin dan kecil, dan setelah menggapai posisi dan jabatan serta duduk di atas kursinya, selanjutnya akan bilang “say good bye”. Betapa ngerinya para elite politik model begini, memperbudak orang-orang kecil dan miskin, dengan obral janji palsu, tebar-pesona, menjelang pesta demokrasi (Pileg/Pilpres, dan Pilkada). Elite politik jenis demikian adalah, dia yang tidak memiliki semangat kepahlawanan dalam mengabdi di Indonesia secara utuh dan tulus hati.

Acara peringatan Hari Pahlawan Nasional setiap tahun ini, adalah renungan dan gugatan bagi seluruh warga Indonesia untuk menjadi pahlawan-pahlawan kecil di bidang hidupnya masing-masing.
Manusia Indonesia mesti kreatif dan memiliki inisiatif baru, untuk menjadikan segala sesuatu tampil baru dengan semangat kepahlawanan yang telah diwariskan oleh para Pejuang terdahulu.

Individu Indonesia sekarang, mesti tampil sebagai Pahlawan di dunia literasi, pahlawan kemanusiaan, pahlawan pertanian, pahlawan peternakan dan aneka pahlawan lainnya yang tampil atas nama kepentingan umum bersama.
Menjadi Pahlawan artinya mendedikasikan seluruh talenta dan keterampilannya untuk sesuatu yang bersifat umum dan dampaknya bagi publik secara menguntungkan.

Akibat itu adalah memancarkan cahaya kebebasan yang membebaskan mereka yang terbelenggu, oleh aneka penindasan menuju kebebasan yang sesungguhnya. Bebas itu adalah bebas yang bertanggung-jawab, untuk melakukan hidup ini secara baik dan penuh bermartabat (teladan).

Di dalam fakta dan realitas hidup manusia Indonesia terkini, semangat kepahlawanan ini sudah mulai nampak dengan adanya kelompok-kelompok kecil, yang terbentuk untuk mengalami kebebasan (mandiri).

Contohnya ada kelompok menulis di Koran. Ada kelompok diskusi filsafat dan masalah-masalah sosial kemanusiaan terkini. Ada kelompok menulis puisi. Ada kelompok tani, nelayan, pedagang, pekebun, ternak, paduan suara, seni lukis dan masih banyak lainnya, yang bisa menghantar manusia kepada kemerdekaan yang membebaskan.

Tapi masih ada juga manusia Indonesia yang masih membiarkan dirinya hanyut di dalam penjajahan. Penjajahan bukan oleh karena penjajah dari negara lain yang masuk dan menjajah, tetapi orang Indonesia membiarkan dirinya “terjajah” oleh kemalasan, dan terhanyut di dalam bungkus tawaran dunia terkini yang sangat menarik perhatian.

Kencangnya godaan dan tawaran duniawi datang silih berganti dan tak terbendung. Namun berhadapan dengan situasi ini, harus menjadikan semangat para Pahlawan yang hari ini, peringatannya diperingati setiap tanggal 10 November dalam setiap tahun menjadi ilham (inspirasi), yang selalu meneguhkan untuk setia berjuang dan tampil sebagai Pahlawan dengan bidang profesi tiap- tiap individu.

PENUTUP
Rasa bangga dan terima kasih kepada para Pahlawan nasional, dan para Pejuang, baik yang tercatat dalam sejarah maupun tidak, yang telah gugur di medan pertempuran, demi bebas dan bahagia NKRI yang masih bertahan hingga saat ini. Selamat hari Pahlawan untukmu Indonesiaku, Indonesiamu, dan Indonesia kita. Dirgahayu hari Pahlawan! 🙏🙏🙏

Penulis: Wartawan media online Indonesia Post, tinggal di Aceh Tenggara.

Berita Terkait

Tingkatkan Pengamanan dan Patroli di SPBU, Polres Agara Jaga Ketertiban di Tengah Kelangkaan BBM
Temu Ramah Kapolres Agara Bersama Wartawan dan LSM
Polres Agara Siaga di Tengah Kelangkaan BBM
Kanit Lantas Polsek Lawe Sigalagala Berikan Arahan Tertib Lalu Lintas dan Bahaya Narkoba di SMP N 1 Lawe Sigalagala
Danrem 011/LW Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Aceh Tenggara
Polres Agara Telah Keluarkan DPO Pelaku Dugaan Tindak Penipuan dan Penggelapan
PKN Desak Bupati Rohul Berhentikan Kades Pemandang
Kapolres Agara Resmi Buka Kejuaraan Grasstrack 2026

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 01:08 WIB

Polsek Lima Puluh Lakukan Patroli Mobile di Perkebunan PT. SOCFINDO – Awasi Kegiatan Kelompok Tani Desa Simpang Gambus

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:41 WIB

Satlantas Polres Batu Bara Lakukan Patroli Blue Light di Jalinsum Exit Tol 50 – Kegiatan Aman Lancar

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:03 WIB

Satlantas Polres Batu Bara Lakukan Patroli di SPBU Jalinsum Desa Sukaraja – Kegiatan Aman Lancar

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:26 WIB

Satlantas Polres Batu Bara Lakukan Gatur Siang di Jalinsum Simpang Tanah Merah – Kegiatan Aman Lancar

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:24 WIB

Satlantas Polres Batu Bara lakukan patroli Blue Light di Jalinsum Indrapura – kegiatan aman lancar

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:44 WIB

Satlantas Polres Batu Bara berbagi sembako dalam Jumat Berkah – juga antisipasi kemacetan

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:26 WIB

Sat Narkoba Polres Batu Bara bagikan sembako dan edukasi bahaya narkoba dalam Jumat Berkah

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:51 WIB

Penguatan Kerja Sama Polres dan Lapas Labuhan Ruku – Bahas Patroli Bersama dan Pertukaran Informasi

Berita Terbaru