Memberdayakan Pekarangan Rumah Untuk Tanaman Pangan, Obat, dan Hias

- Redaksi

Selasa, 28 Januari 2025 - 11:52 WIB

50101 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Membantu kemandirian pangan, ekonomi, kebersihan, kesehatan, dan estetika.

Oleh: Januar Pagar M.Lubis

PENDAHULUAN
Akhir-akhir ini pertanian, lahan pertanian, tanaman pertanian, dan air yang menunjang pertanian, menjadi perhatian serius bagi Pemerintah pusat, dan Pemerintah daerah. Mungkin karena situasi geo-politik, pertahanan dan keamanan, situasi internasional, regional, nasional; serta seringnya bencana Alam yang terjadi di Indonesia, misalnya banjir, tanah longsor, dan Gunung meletus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PERTANIAN MENJADI ANDALAN ALTERNATIF
Ditengah-tengah banyaknya angka pengangguran, dan naiknya harga-harga (inflasi) sembilan bahan pokok (sembako), maka sudah selayaknya pertanian dan lahan pertanian dijamah, digarap, diistimewakan; untuk menjawab tantangan zaman, angka pengangguran, dan naiknya harga-harga kebutuhan keluarga.

Bukan hanya Menteri Pertanian saja yang punya perhatian terhadap pangan, namun KSAD dan Kapolri, sudah melakukan program menuju swasembada pangan, sebagaimana yang terjadi belakangan ini. Bahkan KSAD dan Kapolri akan menerima anggotanya dari lulusan SMK Pertanian, untuk menunjang program swasembada pangan, untuk membantu Petani menuju kesejahteraan warga.

Kegiatan bertani merupakan aktivitas yang dapat dilakukan oleh siapa saja dan di mana saja, termasuk di lahan sekitar rumah. Pekarangan rumah dapat menjadi tempat yang bermanfaat sebagai lahan pertanian produktif untuk memenuhi kebutuhan ekonomi skala rumah tangga. Selain itu, kegiatan bertani dapat meningkatkan kreativitas, seperti mampu menciptakan pola tanam bertingkat atau sistem akuaponik.

Berikut beberapa jenis tanaman yang dapat dibudidayakan pada lahan pekarangan rumah.

1. Sayur
Sayur dapat menjadi tanaman untuk dibudidayakan di pekarangan. Komoditas tersebut dapat menjadi alternatif pemenuhan kebutuhan pangan keluarga, bahkan dapat dijual jika hasilnya lebih. Selain menekuni kegemaran berkebun, kegiatan budidaya ini dapat menjadi peluang ekonomi yang menguntungkan.
Contoh tanaman sayur yang cocok dibudidayakan di pekarangan adalah sawi, selada, kacang panjang, buncis, pare, terong, bayam, bawang-bawangan, daun bawang, seledri, dan kangkung. Pemilihan jenis tanaman dapat disesuaikan dengan kondisi lingkungan, terutama suhu, iklim, atau cuaca. Hal yang perlu diperhatikan dalam budidaya tanaman sayur adalah membutuhkan perawatan yang cukup intensif, namun memiliki kelebihan karena memiliki umur tanam hingga panen yang relatif pendek.

2. Buah
Buah juga menjadi pilihan untuk dibudidayakan di pekarangan, baik untuk dikonsumsi sendiri maupun dijual. Budidaya tanaman buah relatif memakan waktu lebih lama dibandingkan sayur. Buah dapat ditanam langsung di pekarangan yang memiliki luas lahan yang cukup untuk ruang tumbuh, namun dapat pula melalui sistem tabulampot (tanaman buah dalam pot) menggunakan drum atau wadah besar.
Contoh tanaman buah yang cocok ditanam di pekarangan adalah cabai, labu, tomat, stroberi, jeruk, pepaya, semangka, melon, anggur, jambu air, pisang, jeruk nipis, belimbing, dan kelengkeng. Hal yang perlu diperhatikan dalam proses budidaya buah adalah melakukan pemupukan yang tepat dan teratur agar tanaman cepat berbuah lebat, serta memberikan perawatan agar tidak terkena hama atau lalat buah.

3. Tanaman Obat (TOGA)
Tanaman obat yang dibudidayakan di pekarangan merupakan tanaman yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah kesehatan ringan. Dengan budidaya tanaman obat ini, dapat membantu dalam terapi herbal serta mengurangi pengeluaran untuk membeli obat dan mengantisipasi ketergantungan obat-obatan.
Contoh tanaman obat yang cocok dibudidayakan di pekarangan adalah lidah buaya, kumis kucing, jahe, kunyit, kemangi, cocor bebek, pandan wangi, dan tanaman obat lain yang lebih dibutuhkan oleh keluarga.

4. Tanaman Hias
Tanaman hias sangat cocok dibudidayakan di pekarangan bagi yang menyukai seni dan estetika untuk lingkungan rumah. Terdapat berbagai jenis tanaman hias, mulai dari buah, bunga, hingga daun. Tanaman hias biasanya ditanam dalam pot dan membutuhkan perawatan yang intensif sesuai kebutuhannya.
Contoh tanaman hias yang cocok dibudidayakan di pekarangan adalah kaktus, palem, bunga kertas, kamboja, cemara, lidah mertua, euphorbia, lili paris, dan lain-lain. Dalam memilih jenis tanaman hias yang digemari harus disertai dengan pemahaman cara menanam dan merawatnya.

Melalui kegiatan bertani secara mandiri di pekarangan rumah, maka dapat menjadi alternatif memenuhi kebutuhan dapur keluarga untuk beberapa waktu, serta dapat menghasilkan keuntungan saat hasilnya lebih dari cukup.

PENUTUP
Memberdayakan Pekarangan rumah, tidak saja dapat mencukupi kebutuhan pokok keluarga, tapi ada nilai ekonomi, kebersihan, kesehatan, kemandirian, kemudahan keluarga dalam mengakses tanaman pangan dan obat, yang berguna dalam kehidupan dan kesejahteraan keluarga.

Penulis: Pengamat Pertanian dan Wartawan media online Indonesia Post.

Berita Terkait

Samsudin Tajmal Dorong Polda Aceh Ungkap Jaringan Penyebar Fitnah yang Gunakan Spanduk sebagai Alat Provokasi
Bupati Karo Lepas Pengiriman Cabai Merah ke Kota Palangka Raya, Perkuat Kerjasama Antar Daerah
Polres Agara Amankan Oknum Guru, Sabu 0,27 Gram Jadi Barang Bukti
Sat Resnarkoba Polres Agara Ungkap Kasus Sabu, 0,86 Gram Diamankan Dari Seorang Pria di Darul Hasanah
Sat Narkoba Polres Agara Gagalkan Distribusi Ganja ke Luar Daerah, 17,8 Kilogram Disita di Kecamatan Ketambe
Kapolres Aceh Tenggara: Media Pilar Penting dalam Edukasi Masyarakat
LSM KOMPAK Aceh Tenggara Peringatkan Media Online Agar Tidak Menyebarkan Informasi Sepihak yang Merugikan Bupati
Dari Duka Menuju Ceria: Aksi Trauma Healing Polres Aceh Tenggara Bersama STIK 83/WPS di Tengah Dampak Banjir Aceh Tenggara

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 18:29 WIB

Kepala Desa Gunung Cut Bangga, Layanan Kesehatan Gratis TMMD Bantu Warga

Kamis, 30 April 2026 - 18:26 WIB

Satgas TMMD Abdya Pacu Pembukaan Jalan 2,5 Km di Pegunungan Gunung Cut, Progres 30 Persen

Kamis, 30 April 2026 - 18:03 WIB

Senyum Salamun Usai Berobat Gratis dari Satgas TMMD

Kamis, 30 April 2026 - 17:27 WIB

TMMD Abdya Wujudkan Harapan, Nurhabibah Kini Miliki Rumah Layak Huni

Kamis, 30 April 2026 - 16:50 WIB

Tak Sekadar Bangun Desa, TMMD Abdya Bangun Kedekatan dengan Warga

Kamis, 30 April 2026 - 16:49 WIB

Dari Gotong Royong Jadi Peluang, Warga Gunung Cut Dipercaya Pimpin Rehab RTLH

Kamis, 30 April 2026 - 16:11 WIB

Satgas TMMD Abdya Percepat Rehab Rumah Warga, Progres Tembus 20 Persen

Kamis, 30 April 2026 - 15:35 WIB

Wujud Kepedulian, Satgas TMMD Kodim Abdya Ikuti Zikir Tahlilan di Gunung Cut

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Kepala Desa Gunung Cut Bangga, Layanan Kesehatan Gratis TMMD Bantu Warga

Kamis, 30 Apr 2026 - 18:29 WIB

ACEH BARAT DAYA

Senyum Salamun Usai Berobat Gratis dari Satgas TMMD

Kamis, 30 Apr 2026 - 18:03 WIB