SALAK | Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 yang jatuh pada Kamis, 5 Juni 2025, Bupati Pakpak Bharat Franc Benrhard Tumanggor mengajak seluruh aparatur dan masyarakat untuk berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan. Ajakan tersebut meliputi kegiatan menanam pohon di lingkungan masing-masing, melakukan gotong-royong kebersihan, serta mengikuti Apel Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang digelar di Lapangan Napasengkut, Salak.
Apel peringatan kali ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pakpak Bharat AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si, yang bertindak sebagai Pembina Apel. Adapun peringatan tahun ini mengusung tema: “Hentikan Polusi Plastik”, sebuah seruan global yang sarat makna dan menjadi panggilan untuk bertindak nyata.

Dalam sambutan tertulis Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, yang dibacakan oleh Kapolres Pakpak Bharat, disampaikan bahwa tema peringatan tahun ini bukanlah sekadar slogan. Melainkan, ini adalah wujud nyata tanggung jawab bersama dalam menghadapi tiga ancaman utama terhadap bumi: perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan polusi (mengacu pada data UNEP, 2022). Ketiganya saling berkaitan erat, dan polusi plastik menjadi simbol sekaligus akibat dari gaya hidup yang tidak berkelanjutan.
“Kita harus menjadi pelopor kebersihan di lingkungan kita masing-masing,” tegas Kapolres Pakpak Bharat di akhir sambutannya.
Melalui peringatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif untuk menjaga bumi, tidak hanya melalui kebijakan, tetapi juga lewat aksi nyata dari masyarakat di tingkat akar rumput. Sebab mencintai lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga tanggung jawab setiap insan yang menginjakkan kaki di bumi ini. (Alex)































