slot77reseller smmKencang77 Heylinkhttps://www.zeverix.comsmm murahsmm indonesiaslot gacorslot onlineslot gacor hari inikencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiaKENCANG77kencang77kencang77 daftarkencang77 loginSlot gacorslot danaslot gacorslot deposit danaslot dana 5000kencang77slot gacorkencang77kencang77slot777slot777kencang77pemilihan provider sesuai gaya bermainanalisis simbol Mahjong Ways pola visualriset komunitas membandingkan ritme permainanpengamatan putaran bertahap membaca momentumstudi pola digital menunggu momen tepatRTP kompas evaluasi strategi bermain terukuranalisis timing bermain periode nyaman pemainperilaku pemain target cepat stabilitas aktivitasstrategi bermain terukur sesi jangka panjangstudi pola putaran respons awal permainanriset momentum digital jeda sebelum lanjutkebiasaan komunitas bonus cepat timingpola bermain santai keputusan rasionalstudi interaksi pemain durasi sesi permainanpengamatan algoritmik variasi respons permainancara membaca ritme permainan digitalanalisis data temporal zona evaluasi permainanriset pemilihan permainan gaya bermain samaobservasi frekuensi bermain pentingnya jedastudi pola RTP mengukur risiko sesipembagian sesi bermain hindari keputusan terburu-burumode manual memberi ruang baca detailriset auto spin penggunaan terlalu lamapemain mencatat ritme sebelum ubah strategikeputusan kecil mengubah arah sesi bermaindata pengalaman dasar strategi bermain modernanalisis performa harian pola waktu pemainkesabaran membaca perubahan ritme permainanevaluasi stabilitas sebelum pilih permainanperilaku digital mengatur modal dan waktutiming aktivitas hindari sesi terlalu panjangritme Mahjong Ways pola simbol bertahapprovider populer beda gaya permainan komunitasputaran awal membaca sinyal permainan cepatpola bermain terencana jaga fokus tekanandata pemain menentukan batas sesi bermainmomentum kecil penanda perubahan ritme pentingkomunitas digital pertahankan strategi santaiRTP variansi permainan evaluasi lebih matangsesi bermain terstruktur menjaga performa stabilpola bermain terukur membaca momentumtiming bermain perhatian pemain digitalsesi singkat ritme permainan terkendalianalisis RTP arah permainan tenangmanual auto spin respons permainankebiasaan komunitas sesi bermain harianbig data waktu stabilitas pemaintiming interaksi momen bermain selektifpola putaran membaca perubahan ritmestrategi bermain cepat ke terarahanalisis momentum fokus pemain permainanstudi lapangan pembagian sesi bermainpengamatan jangka panjang konsistensi bermaincara membaca RTP untuk evaluasipola interaksi digital waktu bermainkajian probabilitas stabil performa permainanriset sesi bermain kontrol waktuanalisis aktivitas terstruktur strategi pemainstudi variansi performa ritme stabilobservasi auto spin respons permainancatatan pengamatan membaca momentumdiskusi komunitas waktu bermain idealjeda strategi bermain terukursimbol ritme Mahjong Ways 2probabilitas hasil permainan digitalsesi pendek pemain mobilepola bermain malam hariperbandingan provider respons permainandata temporal stabilitas aktivitasinteraksi bertahap kurangi emositiming aktivitas sesi panjangritme simbol Mahjong Waysprovider populer gaya permainanputaran awal sinyal permainanbermain terencana menjaga fokusbatas sesi bermain pemainmomentum kecil perubahan ritmestrategi santai komunitas digitalRTP variansi evaluasi permainansesi terstruktur performa stabil
slot77reseller smmKencang77 Heylinkhttps://www.zeverix.comsmm murahsmm indonesiaslot gacorslot onlineslot gacor hari inikencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiaKENCANG77kencang77kencang77 daftarkencang77 loginSlot gacorslot danaslot gacorslot deposit danaslot dana 5000kencang77slot gacorkencang77kencang77slot777slot777kencang77pemilihan provider sesuai gaya bermainanalisis simbol Mahjong Ways pola visualriset komunitas membandingkan ritme permainanpengamatan putaran bertahap membaca momentumstudi pola digital menunggu momen tepatRTP kompas evaluasi strategi bermain terukuranalisis timing bermain periode nyaman pemainperilaku pemain target cepat stabilitas aktivitasstrategi bermain terukur sesi jangka panjangstudi pola putaran respons awal permainanriset momentum digital jeda sebelum lanjutkebiasaan komunitas bonus cepat timingpola bermain santai keputusan rasionalstudi interaksi pemain durasi sesi permainanpengamatan algoritmik variasi respons permainancara membaca ritme permainan digitalanalisis data temporal zona evaluasi permainanriset pemilihan permainan gaya bermain samaobservasi frekuensi bermain pentingnya jedastudi pola RTP mengukur risiko sesipembagian sesi bermain hindari keputusan terburu-burumode manual memberi ruang baca detailriset auto spin penggunaan terlalu lamapemain mencatat ritme sebelum ubah strategikeputusan kecil mengubah arah sesi bermaindata pengalaman dasar strategi bermain modernanalisis performa harian pola waktu pemainkesabaran membaca perubahan ritme permainanevaluasi stabilitas sebelum pilih permainanperilaku digital mengatur modal dan waktutiming aktivitas hindari sesi terlalu panjangritme Mahjong Ways pola simbol bertahapprovider populer beda gaya permainan komunitasputaran awal membaca sinyal permainan cepatpola bermain terencana jaga fokus tekanandata pemain menentukan batas sesi bermainmomentum kecil penanda perubahan ritme pentingkomunitas digital pertahankan strategi santaiRTP variansi permainan evaluasi lebih matangsesi bermain terstruktur menjaga performa stabilpola bermain terukur membaca momentumtiming bermain perhatian pemain digitalsesi singkat ritme permainan terkendalianalisis RTP arah permainan tenangmanual auto spin respons permainankebiasaan komunitas sesi bermain harianbig data waktu stabilitas pemaintiming interaksi momen bermain selektifpola putaran membaca perubahan ritmestrategi bermain cepat ke terarahanalisis momentum fokus pemain permainanstudi lapangan pembagian sesi bermainpengamatan jangka panjang konsistensi bermaincara membaca RTP untuk evaluasipola interaksi digital waktu bermainkajian probabilitas stabil performa permainanriset sesi bermain kontrol waktuanalisis aktivitas terstruktur strategi pemainstudi variansi performa ritme stabilobservasi auto spin respons permainancatatan pengamatan membaca momentumdiskusi komunitas waktu bermain idealjeda strategi bermain terukursimbol ritme Mahjong Ways 2probabilitas hasil permainan digitalsesi pendek pemain mobilepola bermain malam hariperbandingan provider respons permainandata temporal stabilitas aktivitasinteraksi bertahap kurangi emositiming aktivitas sesi panjangritme simbol Mahjong Waysprovider populer gaya permainanputaran awal sinyal permainanbermain terencana menjaga fokusbatas sesi bermain pemainmomentum kecil perubahan ritmestrategi santai komunitas digitalRTP variansi evaluasi permainansesi terstruktur performa stabil

Membelah Bukit, TMMD Hadirkan ‘Merah Putih’ di Gunung Cut

REDAKSI ABDYA

- Redaksi

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:48 WIB

5024 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0110/Abdya
Letkol Inf Rana Mega Al-Amin, S.I.P.

Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0110/Abdya Letkol Inf Rana Mega Al-Amin, S.I.P.

Kabut pagi masih menggantung di lereng pegunungan saat asap tipis membubung perlahan dari bara tempurung kelapa yang menyala di balai tani Gampong Gunung Cut, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Aroma dupa bercampur harum daun-daun hutan menguat ke udara, menyatu dengan doa-doa yang lirih dilantunkan warga dalam kenduri ‘Bungong Kayee’, adat menyambut musim bunga tanaman perkebunan.

Bagi masyarakat Gunung Cut, kenduri itu bukan sekadar tradisi turun-temurun. Adat ini adalah cara mereka bersyukur kepada Tuhan atas harapan hidup yang tumbuh dari lereng pegunungan. Dari tanah yang dingin dan subur itulah pohon-pohon durian menjulang, kopi menghijau di sela bukit, pala dan pinang berbuah, sementara jengkol serta petai menjadi penyangga dapur banyak keluarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hidup dalam Keterisolasian
Namun di balik kesuburan itu, tersimpan kisah panjang tentang keterisolasian. Puluhan tahun lamanya masyarakat Gunung Cut yang menggantungkan hidup dari hasil kebun di atas pegunungan, tetapi mereka tidak pernah benar-benar memiliki akses jalan yang layak.

Hanya jalan setapak berlumpur, licin dan curam menjadi satu-satunya urat nadi penghubung hasil perkebunan menuju pemukiman. Saat musim hujan datang, jalan berubah menjadi kubangan tanah merah.

Dan warga harus memikul karung kopi, pala, bahkan durian dengan berjalan kaki berkilo-kilometer menuruni bukit. Tak sedikit hasil kebun rusak di perjalanan. Ada pula warga yang memilih menjual murah hasil panennya kepada tengkulak karena tak sanggup membawa turun sendiri.

“Mimpi kami sederhana, cuma ingin ada jalan supaya hasil kebun mudah dibawa pulang,” tutur seorang warga dengan mata menerawang ke arah bukit.

Mimpi yang Menemukan Jalannya
Kini, mimpi sederhana itu akhirnya menemukan jalannya. Pada suatu pagi yang tak biasa, deru kendaraan militer mulai terdengar memasuki desa. Puluhan prajurit TNI datang dengan seragam loreng dan peralatan kerja. Anak-anak berlarian menyambut, sementara para orang tua berdiri di depan rumah dengan wajah penuh tanya.

Hari itu, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0110/Abdya resmi dimulai. Di bawah komando Dansatgas TMMD Kodim 0110/Abdya, Letkol Inf Rana Mega Al-Amin, S.I.P, para prajurit bersama masyarakat memulai pekerjaan besar yang selama puluhan tahun hanya menjadi angan-angan warga.

Membelah Bukit, Membuka Jalan
Selama 30 hari, pegunungan Gunung Cut berubah menjadi lautan gotong royong. Suara mesin excavator bersahut dengan dentingan cangkul warga. Tangan-tangan prajurit yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-128 dan masyarakat menyatu membelah bukit, membuka badan jalan sepanjang 2,5 kilometer dengan lebar 8 meter di atas pegunungan.

Sayangnnya, membuka jalan baru bukanlah pekerjaan mudah. Tanah berbatu, medan terjal, dan cuaca yang kerap berubah menjadi tantangan sehari-hari. “Bayangkan, medannya berbukit, untuk menuju ke lokasi sasaran saja sulit. Tapi para personel Satgas TMMD tterus bekerja keras tanpa kenal lelah. Semua demi memenuhi harapan akan jalan bagi warga Gunung Cut,” ungkap Dansatgas.

Ada butiran bening di pojok bola matanya dan berusaha ditahan saat bercerita bagaimana perjuangan para prajuritnya demi mewujudkan asa warga Gunung Cut. Kadang prajurit harus bermalam di lokasi, makan seadanya, lalu kembali bekerja sejak matahari belum tinggi.

“Namun semua dilalui bersama. Alhamdulillah, pekerjaan lancar, sebentar lagi warga bisa menikmati akses jalan yang baik. Dan semoga ke depan apa yang kita bangun bisa membawa dampak pada kesejahteraan masyarakatnya,” harapnya, sambil menatap lurus pada jalanan yang sebentar lagi tuntas.

Rehab Rumah Tidak Layak Huni
Di sela pembangunan jalan, Satgas TMMD juga membangun lima unit MCK, lima sumur bor, serta merehab lima rumah tidak layak huni bagi warga kurang mampu.

Salah satu rumah yang direhab adalah milik Nurhabibah (77). Rumah itu berdiri di ujung desa tepat di kaki pegunungan Gunung Cut, nyaris tersembunyi di balik semak dan pohon pisang.

Sebelum disentuh program TMMD, gubuk tua itu hanya beratapkan daun rumbia yang mulai hitam dimakan usia. Dinding papannya lapuk dan berlubang di sana-sini. Saat hujan turun, air masuk dari celah atap dan membasahi lantai tanah. Beberapa bagian dinding bahkan ditutupi kertas koran bekas agar angin malam tidak terlalu menusuk.

Di rumah itulah Nurhabibah menghabiskan masa tuanya berdua dengan suaminya, Yunan (85), salah seorang eks kombatan, yang sudah renta, sakit-sakitan.

Setiap pagi, nenek renta itu berjalan perlahan menuju kebun kecil miliknya. Dengan tubuh yang mulai membungkuk, ia memetik hasil kebun seadanya untuk dibarter dengan beras, gula, atau kebutuhan dapur lainnya.

Kadang ia pulang hanya membawa singkong. Kadang hanya beberapa buah pinang. Namun di usianya yang senja, Nurhabibah tidak pernah banyak mengeluh.

“Yang penting masih bisa makan,” ucapnya lirih suatu hari.

Kalimat sederhana itu membuat banyak prajurit terdiam. Saat Satgas TMMD mulai merehab rumahnya, Nurhabibah kerap duduk memandangi para prajurit bekerja. Sesekali matanya berkaca-kaca melihat rumah yang selama puluhan tahun bocor dan hampir roboh kini perlahan berubah menjadi tempat tinggal yang layak.

Ia tak pernah membayangkan akan memiliki rumah berdinding kokoh. “Dulu kalau hujan saya susah tidur, air masuk semua,” katanya sambil mengusap mata.

Dan bagi Nurhabibah, rumah kecil yang kini berdiri kokoh di kaki bukit bukan sekadar tempat berteduh. Di usianya yang senja, ia pun kini merasakan keadilan dan kebersamaan itu ada.

Bagi prajurit TNI, membangun rumah Nurhabibah bukan sekadar menyelesaikan target fisik. Ada harapan yang sedang ditegakkan kembali di dalamnya, bahwa negara hadir hingga ke kaki pegunungan.

Tidak hanya soal rumah layak huni, Dansatgas juga membekali sejumlah warga penerima manfaat dengan bantuan modal usaha dan aset awal ketahanan pangan dengan menyalurkan bantuan bibit ayam petelur sebanyak 30 ekor lengkap dengan kandang dan pakannya, 300 bibit ikan lele lengkap dengan kolam bioflok dan pakannya serta 300 Polibag tanaman sayuran berbagai jenis.

Tak hanya membangun fasilitas, Satgas TMMD ke-128 juga merangkul sepasang Lansia ini untuk kembali ke merah putih. Ada keharuan yang tak terbendung saat Nurhabibah bersama suaminya menurunkan bendera usang masa kelam dan menggantikannya dengan merah putih. Penggantian tajuk ini dilakukan langsung oleh sepasang Lansia dengan penuh keikhlasan di hadapan Dansatgas.

Membuka Cara Pandang
Tak hanya pembangunan fisik, TMMD juga membawa pengetahuan baru bagi masyarakat. Di meunasah desa, warga berkumpul mengikuti berbagai penyuluhan. Ada penyuluhan pertanian, hukum, lingkungan dan kehutanan, hingga pelatihan memanfaatkan sampah dapur menjadi pupuk organik.

Bagi masyarakat Gunung Cut, kehadiran TMMD bukan hanya membangun jalan dan rumah, tetapi juga membuka cara pandang baru tentang masa depan desa mereka.

Kini, saat jalan itu telah terbuka, dan kendaraan mulai bisa naik ke area perkebunan darma bakti para prajurit itu menjadi nyata. Hasil panen yang dulu dipikul dengan susah payah, perlahan dapat diangkut lebih mudah menuju pemukiman. Anak-anak desa pun kian bebas berlarian di badan jalan baru yang dahulu hanya berupa semak dan tanah licin.

Di senja hari, ketika kabut kembali turun menyelimuti pegunungan Gunung Cut, asap dupa dari kenduri adat masih mengepul pelan di udara.

Namun kali ini, doa-doa warga terasa berbeda. Setelah puluhan tahun hidup dalam keterbatasan, mereka akhirnya melihat harapan itu benar-benar nyata. Melalui jalan yang kini membelah pegunungan, warga mulai menguntai harapan-harapan baru menuju masa depan yang lebih baik. TMMD ke-128 menjadi tonggak mempersatukan kembali langkah dan bersama-sama Membangun Negeri dari Desa. **

 

Penulis :
Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0110/Abdya
Letkol Inf Rana Mega Al-Amin, S.I.P.

Berita Terkait

Kapok Sahli Pangdam IM Disambut Meriah Bentangan Bendera Merah Putih oleh Pelajar di Penutupan TMMD Abdya
Rosmalina Terharu Saksikan Drama Kolosal Penutupan TMMD: Sangat Menyentuh
Atraksi Pencak Silat Militer Yon TP 958/RM Sambut Kedatangan Brigjen TNI Mahesa Fitriadi di Abdya
Kapok Sahli Pangdam IM tinjau hasil pembangunan TMMD Ke-128 di Abdya
Brigjen TNI Mahesa Fitriadi Serahkan Kursi Roda untuk Lansia dan Difabel di Penutupan TMMD Abdya
Brigjen TNI Mahesa Fitriadi Serahkan Bantuan Sembako pada Penutupan TMMD Abdya
Bazar sembako murah meriahkan penutupan TMMD Ke-128 di Abdya
Dansatgas TMMD Ke-128 Serahkan Laporan Hasil Pembangunan ke Pemkab Abdya
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:38 WIB

Kisah Musdalifa: Gagal Masuk SMP Negeri Terdekat Indralaya Kini Terancam Putus Sekolah, Orang Tua Mohon Solusi Pemerintah

Minggu, 21 Juni 2026 - 00:56 WIB

Ketua DPD BAPERA Batu Bara Kritik Keras Pemkab: Jalan Rusak Parah, Pemerintah Lebih Fokus Seremonial

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:42 WIB

Prof Dr KH Sutan Nasomal Bangkit:: Media Sudah Bicara, Mengapa Hukum Diam? Ketika Tambang Ilegal di BINTAN Lebih Kuat dari UUD”

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:10 WIB

Lapas Labuhan Ruku Jalin Kerja Sama dengan Universitas Royal Kisaran, Buka Akses Pendidikan Tinggi Bagi Petugas dan WBP

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:52 WIB

Lapas Labuhan Ruku Bersama Kanwil Ditjenpas Sumut Gelar Razia Insidentil, Area Hunian Bebas Halinar dan WBP Semua Negatif Narkoba

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:12 WIB

BNNK Batu Bara Razia THM dan Kawasan Benteng, 7 Pengunjung Positif Narkoba Ekstasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:11 WIB

BNNK Batu Bara Razia THM dan Kawasan Benteng, 7 Pengunjung Positif Narkoba Ekstasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:10 WIB

Anggota DPRD Batu Bara Rusli Kunjungi Pantai Rimbo Lestari, Kagum dengan Inisiatif Masyarakat Pengelola

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Program Ketahanan Pangan Desa Muara Setia Berjalan Dengan Baik

Rabu, 24 Jun 2026 - 00:12 WIB