Satu hati, satu doa, dan satu penyembahan bagi Indonesia.
Kutacane-(Indonesia Post) Kegiatan gerakan doa dan penyembahan serentak Indonesia menyembah, akan dilakukan pada hari Minggu (7/6/2026), pukul 17.00 Wib, di GPdI Tanah Baru Kecamatan Lawe Sigalagala Kabupaten Aceh Tenggara.
Hal itu telah disepakati oleh para Hamba-hamba Tuhan, pelayan Tuhan, dan jemaat; yang hadir di Rumah hamba-Nya Pdt.Fajar Tarigan, S.Th, di Desa Lawe Desky Sabas Kecamatan Babul Makmur, pada hari Sabtu (6/6/2026). Bersama Hamba-Nya Ev.Steve Alpha dari Yayasan Mahanaim.
Dalam pernyataannya Ev. Steve Alpha mengatakan, bahwa Indonesia dan dunia sekarang ini tidak sedang baik-baik. Lihat di negara kita sekarang harga-harga sudah naik, nilai rupiah menurun, korupsi, gejolak di Papua, intoleransi, bencana alam, kebakaran, demonstrasi, dan tentang ancaman geo politik. Maka kita umat Tuhan, khususnya gereja-gereja dan Hamba-hamba Tuhan, harus datang kepada Tuhan, untuk berdoa, supaya Tuhan melawat dan memulihkan negeri kita. Tuhan memberikan hikmat kepada penguasa, pemimpin yang takut akan Tuhan, tidak egois dan KKN, diktator, dan menjauhkan bangsa kita dari perpecahan. Beliau mengutip ayat Alkitab dari Yeremia 29:7, dan II Tawarikh 7:14.
Adapun kegiatan ini dilakukan, ditengah keadaan bangsa dan dunia ini, Tuhan sedang memanggil gereja-Nya untuk kembali bersatu dalam doa dan penyembahan. Melalui gerakan “Indonesia menyembah” kita percaya bahwa ketika umat Tuhan datang dengan satu hati, mengangkatkan doa, penyembahan, dan syafaat bagi negeri ini, maka Tuhan akan melawat Indonesia dengan damai, pemulihan, dan pengharapan baru. Mari menjadi bagian dari gerakan rohani serentak ini, bersama gereja-gereja dan komunitas di seluruh Indonesia.
Kegiatan dilakukan secara sederhana maupun bersama-sama dalam bentuk doa syafaat, penyembahan dan pujian, deklarasi firman dan doa bagi bangsa, dan kesatuan doa antar jemaat dan komunitas.
Pantauan wartawan media ini, hadir Hamba-hamba Tuhan, pelayan Tuhan, dan jemaat dari GPdI, GTDI, GBI, GPDI, GPI, GKKD, HKBP, GMI, dan lain-lain. (S.Siburian/PLS).






























