Siswa SMK NEC Lawe Loning Tawuran di Kuta Tengah

- Redaksi

Selasa, 25 Februari 2025 - 11:52 WIB

5040 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua orang siswa SMK NEC Lawe Loning, yang ditangkap warga.(foto)

*Informasi yang dihimpun wartawan media ini, tawuran terjadi gara-gara perempuan.
*Warga panik, heboh, dan tegang, gara-gara tawuran tersebut.

Kutacane- (Indonesia Post) – Siswa SMK Nusantara Education Centre (NEC), yang berada di desa (Kute) Lawe Loning 1 Kecamatan Lawe Sigalagala Kabupaten Aceh Tenggara, melakukan tawuran dengan siswa SMA Negeri 1 Lawe Sigalagala, di Simpang prapatan desa Kuta Tengah, pada hari Senin (24/2/2025). Kabarnya tawuran itu, diakibatkan oleh hal sepele, gara-gara rebutan perempuan (cewek).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi memanas, panik, heboh, dan tegang; akibat dari tawuran tersebut. Sehingga banyak masyarakat Kuta Tengah, yang berhamburan keluar, melihat kejadian tersebut, karena peristiwa tersebut, berada di jalan besar Kutacane- Medan, persisnya di Simpang Prapatan Kuta Tengah, dan dekat Kantor camat Lawe Sigalagala.

Warga yang peduli, marah dan kecewa, bahwa di desanya terjadi keributan, mencoba melerai dan menghentikan perkelahian. Dan ada siswa yang membawa senjata tajam (sabit sawit-red), yang diduga berasal dari siswa SMK NEC Lawe Loning. Dan, terakhir ada 2 orang siswa yang ditangkap oleh warga, oleh Bpk. Rajagukguk, yang kebetulan juga anggota kepolisian, untuk dimintai keterangan, dan diserahkan kepada pihak Polsek Lawe Sigalagala.

Konfirmasi Wartawan media ini kepada Kapolsek Lawe Sigalagala, melalui Kanit Reskrim, Aiptu Melton Siagian, mengatakan bahwa pihaknya sudah mengembalikan kepada pihak sekolah. Sedangkan di SMA Negeri 1 Lawe Sigalagala, para murid yang terlibat, sudah dipanggil dan dimintai keterangan oleh pihak guru.

Hasil konfirmasi Juruwarta ini, kepada Pengawas sekolah, Bpk. Arman, S.Pd, melalui WA-nya menyebutkan, bahwa masalah ini sudah ditangani pihak sekolah, balasnya.”

Perbincangan santai Jurnalis media ini, yang didampingi Kabiro Tabloid Mitra Polda, Ronsld Sianturi, kepada pihak Yayasan NEC yang membidangi Sekolah TK, SD, SMP, dan SMK; yang diwakili oleh Bpk.T.S. Manalu menyatakan, bahwa siswa yang melakukan tawuran perlu diproses hukum. Karena kalau hanya pihak sekolah yang mengurus kurang optimal, hanya dipanggil orangtua, dan siswa dinasehati.

Sementara seorang warga desa Kuta Tengah, Bpk.Matondang, dan Bpk.Arifin Sihombing yang mantan Kades Tanah Baru, yang berdekatan dengan desa Kuta Tengah, sangat marah dan kecewa, terhadap kelakuan siswa-siswa itu, yang membuat keributan di kampungnya. Bahkan Bpk.Arifin Sihombing, menyampaikan kepada Pemburu berita ini, hampir kena sabetan Sabit Sawit dari pihak pelajar yang tawuran.

Masyarakat menghimbau kepada pihak Yayasan NEC Lawe Loning, untuk mengatur dan memimpin siswanya, serta memperhatikan anak didiknya. Jangan gara-gara tindakan mereka, nyawa orang melayang, dan terjadi penghakiman warga yang brutal, karena perbuatan mereka yang buat rusuh di desa orang lain. Mudah-mudahan ini yang pertama, sekaligus yang terakhir, ucapnya.” Demikian dilaporkan dari Aceh Tenggara. (P. Lubis)

Berita Terkait

Dari Duka Menuju Ceria: Aksi Trauma Healing Polres Aceh Tenggara Bersama STIK 83/WPS di Tengah Dampak Banjir Aceh Tenggara
Polres Aceh Tenggara dan Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Kurve Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Desa Penungkunan
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Terus Jalin Sinergi dengan Warga untuk Basmi Sabu dari Hulu
LSM Jangan Jadi Topeng Sindikat, Pajri Gegoh Minta Polisi Tak Ragu Tindak Oknum Pemain Narkoba
Polres Agara Tegas Tertibkan Pedagang BBM Nakal
LSM PERKARA Menilai Dana Trasfer Rp.75 Milyar Tahun 2024 di Pemkab Aceh Tenggara Tidak Tepat Sasaran
Kedatangan Presiden RI Membawa Harapan Baru Bagi Warga Korban Banjir di Aceh Tenggara
Situasi Terkini Akibat Banjir dan Banjir Bandang Yang Melanda Aceh Tenggara

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:30 WIB

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo Komandoi Respon Cepat Pascabanjir dengan Bangun Jembatan Gantung

Jumat, 16 Januari 2026 - 00:08 WIB

Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Sambut Kedatangan Kapolda Aceh Tinjau Pengungsi Banjir dan Longsor

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:55 WIB

Warga Desa Rigeb Terima Bantuan Sumur Bor dari Polres Gayo Lues

Jumat, 19 Desember 2025 - 02:43 WIB

Jalur Blangkejeren–Kutacane Kembali Dibuka Setelah Dua Pekan Lumpuh Akibat Longsor

Selasa, 2 Desember 2025 - 16:58 WIB

Polres Gayo Lues Distribusikan Logistik ke Desa-desa Terisolir Pasca Banjir, Gunakan Sepeda Motor Trail

Selasa, 2 Desember 2025 - 14:10 WIB

Kabagops Dan Kasatsamapta Terobos Banjir, Salurkan Sembako Dan Cek Kondisi Warga Desa Rerebe dan Desa Palok

Rabu, 26 November 2025 - 23:05 WIB

Banjir di Gayo Lues Sebabkan Dua Warga Hanyut, Jembatan Gantung Putus Diterjang Arus

Jumat, 21 November 2025 - 18:53 WIB

Kapolres Gayo Lues Rinci Modus dan Lokasi Aksi Tersangka Pemerkosaan Anak Kandung Sejak 2016

Berita Terbaru

error: Content is protected !!