Kementerian Kehutanan Ajak Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Transformasi Hutan Menuju Indonesia Emas 2045 dalam Kuliah Tamu di UWG Malang

- Redaksi

Sabtu, 21 Juni 2025 - 08:56 WIB

50151 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menegaskan peran strategis generasi muda sebagai motor penggerak transformasi sektor kehutanan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP2SDM) Kemenhut, drh. Indra Exploitasia Semiawan, M.Si., pada Sabtu, 21 Juni 2025, dalam kuliah tamu bertajuk “Peran Generasi Muda dalam Transformasi Sektor Kehutanan: Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045 melalui Pengelolaan Hutan yang Berkelanjutan dan Berbasis Inovasi.”

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Alumni Universitas Widyagama (IKAWIGA) VI yang berlangsung di Kampus II Universitas Widya Gama (UWG) Malang.

Dalam orasinya, Indra Exploitasia memaparkan implementasi Asta Cita dalam Program Kehutanan 2025. Ia menyoroti Asta Cita ke-4, yaitu penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta pemberdayaan perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asta Cita tersebut kami wujudkan dengan menyiapkan SDM kehutanan yang siap kerja dan terserap di sektor usaha kehutanan, serta menjadikan SMK Kehutanan sebagai pusat keunggulan. Generasi muda, terutama melalui SMK Kehutanan, merupakan garda terdepan transformasi sektor kehutanan,” ujarnya di hadapan ratusan alumni, mahasiswa, dan akademisi.

Lebih lanjut, Indra juga menekankan peran strategis sektor kehutanan dalam mendukung program nasional, seperti penyediaan kawasan hutan untuk cadangan pangan, energi, dan air; peningkatan produktivitas Perhutanan Sosial untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG); serta menjaga hutan Indonesia sebagai paru-paru dunia melalui komitmen terhadap perdagangan karbon secara sukarela (voluntary carbon market).

Ia juga mengapresiasi peran institusi pendidikan kehutanan dalam membentuk SDM unggul. “SMK Kehutanan dan perguruan tinggi seperti UWG memiliki peran penting dalam melahirkan tenaga teknis dan profesional yang siap terjun ke lapangan. Pendidikan kehutanan harus berorientasi pada kebutuhan masa depan, termasuk penguasaan teknologi dan tata kelola hutan yang inklusif,” imbuhnya.

Munas IKAWIGA VI yang mengangkat tema “Alumni Solid, Widya Gama Inovatif” juga menjadi momen penting untuk memperkuat jejaring alumni dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Rektor UWG, Dr. Anwar, S.H., M.H., dalam sambutannya menyatakan kesiapan universitas untuk bersinergi dengan Kemenhut melalui penelitian dan pengembangan SDM kehutanan.

“Kami bangga menjadi bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui pengelolaan hutan yang lestari,” ujarnya.

Ketua IKAWIGA, H. Moh. Supriyadi, S.T., M.T., juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kemenhut dan berharap adanya tindak lanjut dalam bentuk program konkret dan kegiatan kolaboratif.

Menjelang akhir acara, Indra Exploitasia mengajak generasi muda untuk memiliki komitmen kuat dalam menjaga hutan. “Paraf dan tanda tangan kita dalam setiap kebijakan atau tindakan harus mencerminkan tanggung jawab terhadap alam. Jangan sampai kita menjadi penyebab kerusakan hutan,” tegasnya. Ia juga menekankan pentingnya kesetaraan gender dalam pengelolaan hutan dengan mendorong partisipasi aktif perempuan dalam berbagai program kehutanan.

Sebagai bentuk apresiasi, IKAWIGA menyerahkan cinderamata kepada Indra Exploitasia atas kontribusinya dalam memajukan sektor kehutanan nasional. Munas IKAWIGA VI akan dilanjutkan dengan agenda pemilihan pengurus baru serta penyusunan program kerja untuk pengembangan organisasi, kampus UWG, dan kontribusi terhadap pembangunan nasional.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Kemenhut melalui BP2SDM terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Upaya ini diharapkan menjadi fondasi kuat menuju Indonesia Emas 2045, di mana hutan tetap lestari sebagai penyangga kehidupan dan kemajuan bangsa. (RED)

Berita Terkait

1.500 Anak Yatim, Piatu dan Kaum Duafa Terima Santunan dari IKAWIGA dan BRI di Acara Buka Puasa Bersama
1.500 Anak Yatim, Piatu dan Kaum Duafa Terima Santunan dari IKAWIGA dan BRI di Acara Buka Puasa Bersama
Polres Agara Tangkap IRT Penjual Nasi Terkait Peredaran Narkotika Jenis Sabu

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:10 WIB

CAMAT BERASTAGI BAGI PROPOSAL MINTA SUMBANGAN MOBIL HIAS FESTIVAL BUNGA DAN BUAH, WARGA NILAI DIPAKSA

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:37 WIB

Satresnarkoba Polres Batu Bara Gerak Cepat Tindaklanjuti Video Viral Dugaan Transaksi Narkoba di Indrapura

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:55 WIB

JALAN RUSAK DAN PIPA AIR BOCOR, WARGA GANG BERSAMA 2 KABANJAHE DESAK PEMKAB KARO BERTINDAK

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:36 WIB

Satlantas Polres Batu Bara Lakukan Gatur Siang di Jalinsum Simpang Tanah Merah – Kegiatan Aman Lancar

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:10 WIB

Polsek Talawi Lakukan Patroli di Lokasi Strategis Tanjung Tiram – Berikan Rasa Aman dan Sosialisasikan Layanan Call Center 110

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:56 WIB

Kapolres Batu Bara Hadiri Penandatanganan MoU Komitmen Bersama Polri dan Kejaksaan di Polda Sumut

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:34 WIB

Prestasi Jadi Penentu: CAT Berstandar Olimpiade Antar 350 Catar Lolos Akpol 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 03:28 WIB

Satlantas Polres Batu Bara Lakukan Patroli Blue Light Malam Hari di Jalinsum Indrapura – Kegiatan Aman Lancar

Berita Terbaru