Indonesia post24 .com |
Cihampelas – Bandung Barat
Kondisi bangunan Kantor Aula Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, menuai sorotan masyarakat. Alih-alih menjadi pusat pelayanan publik yang nyaman dan representatif, kantor Aula tersebut justru tampak kumuh dan kurang terurus.
Pantauan di lapangan menunjukkan, cat dinding sudah kusam, plafon lapuk dimakan usia, bahkan sejak memasuki gerbang kantor kesan tidak terawat sudah terasa. Halaman kantor pun terlihat kurang nyaman dan jauh dari kesan sebagai pusat pelayanan masyarakat.
Seorang warga yang ditemui wartawan mengaku risih dengan kondisi kantor kecamatan tersebut.
“Sebagai masyarakat, kami merasa tidak nyaman melihat kantor Aula kecamatan yang seharusnya jadi tempat pelayanan publik malah dibiarkan kumuh. Padahal, saya sering berkunjung ke kantor desa maupun kecamatan lain di Bandung Barat, dan hampir semuanya rapi, terurus, bahkan bisa dibilang megah. Sementara di Cihampelas justru sebaliknya,” ujar narasumber yang enggan disebutkan namanya.
Ia menambahkan, kantor desa di wilayah Kecamatan Cihampelas sendiri relatif tertata dan megah. Ironisnya, justru kantor kecamatannya yang menaungi 10 desa—terlihat paling memprihatinkan.
“Kalau memang tidak ada anggaran pemeliharaan, seharusnya camat bisa punya inisiatif. Misalnya mengajukan bantuan anggaran ke kabupaten. Jangan dibiarkan begini terus,” imbuhnya.
Masyarakat berharap pemerintah Kabupaten Bandung Barat segera memberi perhatian lebih terhadap kondisi Kantor Kecamatan Cihampelas. Penataan ulang bangunan serta lingkungan sekitar dinilai mendesak, agar tercipta suasana yang lebih nyaman, bersih, dan layak sebagai pusat pelayanan publik.
Pemberitaan ini menjadi kritik membangun agar aparat pemerintah daerah tidak menutup mata. Kritik yang disampaikan masyarakat semestinya dijawab dengan langkah nyata demi terciptanya pelayanan publik yang optimal.
Read * team SM*
































