Makkah –
Langit masih gelap ketika gema takbir dan lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema dari pelataran Masjidil Haram, Rabu (18/02/2026).
Di hari yang telah dinyatakan sah sebagai 1 Ramadan 1447 Hijriah di Makkah, jutaan jamaah dari berbagai penjuru dunia memadati rumah Allah untuk menunaikan salat Subuh berjamaah.

Sejauh mata memandang, lautan manusia bersaf rapi mengelilingi Ka’bah. Tangis haru tak terbendung. Banyak di antara jamaah yang menengadahkan tangan, memohon ampunan dan keberkahan di awal bulan suci.
Suasana begitu khusyuk, syahdu, dan menggetarkan jiwa.
Malam sebelumnya, pelaksanaan salat Tarawih di Masjidil Haram juga berlangsung dengan penuh kekhidmatan.
Suara imam yang merdu melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an membuat jutaan hati luluh.
Isak tangis terdengar di berbagai sudut masjid, menyatu dengan doa-doa yang dipanjatkan dalam sujud panjang.
“Masyaa Allah… tidak ada kata yang mampu menggambarkan suasana di sini. Saat imam membaca ayat tentang ampunan Allah, banyak jamaah menangis tersedu. Kami merasa begitu kecil di hadapan-Nya,” ujar seorang warga Medan yang sedang menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci saat dihubungi wartawan dari Medan.
Ia menuturkan, sejak menjelang Subuh, arus jamaah terus berdatangan memenuhi setiap sudut masjid hingga ke pelataran luar.
Meski jumlahnya jutaan, suasana tetap tertib dan penuh kekhusyukan.
“Ketika azan Subuh berkumandang dan jutaan orang serentak menjawabnya, bulu kuduk merinding. Saat sujud bersama, terasa seakan seluruh dunia bersujud di tempat yang sama. Air mata ini mengalir tanpa terasa,” tuturnya dengan suara bergetar.
Momentum 1 Ramadan di Arab Saudi tahun ini menjadi pengingat betapa agungnya kebesaran Allah SWT.
Di tengah lautan manusia yang berbeda bahasa, warna kulit, dan bangsa, seluruhnya menyatu dalam satu tujuan: mengharap ridha dan ampunan-Nya.
“Marhaban ya Ramadan,” ucap para jamaah dengan penuh harap. Bulan suci kembali hadir membawa cahaya, memanggil setiap insan untuk kembali kepada fitrah.
Pemandangan salat Tarawih dan Subuh berjamaah di Masjidil Haram pada hari pertama Ramadan 1447 H ini menjadi bukti nyata betapa Islam mempersatukan umat.
Siapa pun yang menyaksikannya, baik secara langsung maupun melalui siaran dari Tanah Suci, tak kuasa menahan air mata menyaksikan kebesaran Allah SWT.
Ramadan telah tiba. Dari Makkah, doa-doa melangit untuk seluruh umat Islam di dunia. 🌙.(AVID)































