*Jelang MUBES XXV GTDI, bagi peserta yg berhak memilih.
Oleh: Januar Pagar M.Lubis
🔥PENDAHULUAN🔥
Tuhan Yesus sudah pernah menyatakan dan mengingatkan, bahwa akan membangun jemaat-Nya, dan alam maut tidak akan menguasainya (Mat.16:18). Dan, dipanggil keluar dari kegelapan menuju terang Kristus:(1 Petrus 2:9).
🌈GEREJA dan MUBES GTDI🌈
Dalam catatan Alkitab, kita diberitahu bahwa pernah ada sidang di Yerusalem (Kis.15). Disitu dibahas tentang sunat, bagi orang2 kristen non Yahudi menurut hukum Musa, makanan yg harus dijauhkan dari penyembahan berhala, darah, dan yg mati yang dicekik. Sekarang Sidang gereja atau yang sering disebut SINODE, atau dalam istilah GTDI disebut MUBES (Musyawarah besar). Yang biasanya MUBES, dilakukan dengan registrasi, ibadah pembukaan, laporan Pengurus nasional yg lama, panitia, membahas AD/ART, laporan keuangan, tata cara pemilihan, memilih pengurus nasional yang baru, dan acara penutupan.
💥MUBES GTDI & PENGURUS NASIONAL YANG BARU💥
Dari banyaknya kegiatan di MUBES, acara yang banyak menyita waktu, adalah momen pemilihan yang paling menarik perhatian dan juga agak menegangkan! Menurut pengalaman yang pernah saya alami. Dalam keadaan tersebut, para peserta yang berhak memilih, menjagokan dan mendoakan kandidatnya, untuk sehat, kuat, dan terpilih dan menang dalam MUBES, untuk memimpin GTDI kedepannya. Konflik kepentingan dan cara2 duniawi, kadang tidak dapat dihindari dalam pemilihan pengurus nasional. Indikasi mencuri start, tebar-pesona, kampanye terselubung, kampanye hitam, dan politik uang; kadang tak dapat disangkal. Padahal ini pemilihan untuk pemimpin gereja (pemimpin rohani). Seyogianya, para kandidat tidak melakukan hal-hal beginian. Cukup berikan visi dan misi, serta program yang akan dilakukan kedepannya, yang masuk akal dan terukur.
🍒MENEMUKAN PEMIMPIN GTDI YANG BERMUTU DI MUBES🍒
Peserta yang akan memilih calon pemimpin di MUBES GTDI XXV, harus punya hati nurani, akal yang sehat, rekam jejak kandidat, dan informasi yang sebanyak-banyaknya tentang calon. Kandidat adalah seorang yang takut akan Tuhan, rendah hati, jujur, adil, pernah menggembalakan minimal 15 tahun, suami dari keluarga yg baik, dan setia. Punya motivasi yang murni, karakter, dan komitmen yang kuat. Intinya dapat mengangkat harkat dan martabat GTDI secara organisatoris, melakukan pembinaan dan kesejahteraan bagi Gembala-gembala, pelayan-pelayan Tuhan secara khusus, dan jemaat pada umumnya. Dapat menyamai dengan denominasi Gereja-gereja lain, dan dapat diperhitungkan di negeri ini. Peserta harus berusaha objektif, pakai hati nurani, akal pikiran, dan keputusan yang bijak, tentunya melalui doa dan pendalaman informasi yang sebanyak-banyaknya terhadap kandidat. Jangan mau lagi diiming-imingi, cepat terperdaya, mudah dihasut, dan terima uang.
💢PEMIMPIN dan TANTANGAN PENGGEMBALAAN/PELAYANAN💢
Menjadi pemimpin di zaman sekarang, adalah tidak mudah. Keadaan dunia dan bangsa kita akhir-akhir ini. Dekadensi moral/krisis moral, darurat integritas, penyesatan, Artificial Inteligence (AI), intoleransi, pengangguran, PHK, keadaan ekonomi jemaat yang susah. Dari mulai naiknya harga2 sembako, nilai tukar rupiah yg menurun, dll. Dibutuhkan pemimpin yang punya integritas, kapabilitas, berpengalaman, ulet, tangguh, dan punya visi-misi kedepan. Punya jiwa wiraswasta, dapat menciptakan lapangan kerja (syarat tambahan), mengikuti program ketahanan pangan pemerintah, punya jaringan ke birokrasi, ke Legislatif, antar denominasi gereja, dan antar umat beragama.
♂️GEREJA GTDI ADALAH DENOMINASI GEREJA YANG MEMAKAI NAMA TUHAN♂️
Karena Gereja GTDI adalah denominasi Gereja yg memakai nama Tuhan, maka seharusnya Pimpinan, Ketua wilayah, Gembala, dan Jemaat harus berkualitas. GTDI harus diperhitungkan di negeri ini. Pemimpin GTDI harus dapat mengikuti teladan dan sosok, Dr.Gunung Mulia Harahap, Letjen (purn) T.B.Simatupang, dr.Leimena, Pdt.Dr.S.A.E.Nababan, Pdt. Dr.Jakub Nahuway, Pdt.Dr.Nus Reimas, Pdt.Dr.Ir.Niko Nyotoraharjo, Pdt.DR.Stephen Tong, Pdt.Dr.Chris Marantika, Pdt.Dr.Erastus Sabdono, Pdt.Dr.Jan Aritonang, Pdt.Drs.Yesaya Pariaji, Pdt.Bigman Sirait, Pdt.Ir.Pati Ginting, Pdt.Dr.Rubin Adi Abraham, Pdt.Debby Basjir, dll. Hamba-hamba Tuhan ini dikenal orang, karena punya integritas, kapabilitas, kerja keras, perjuangan, dan pengorbanan kepada Tuhan, dan jemaat-Nya. Mereka-mereka ini diperhitungkan, karena proses dan kaderisasi kepemimpinan, bukan hasil instan, serta menjadi dikenal orang.
❤️PENUTUP❤️
Mari kita berdoa kepada Tuhan Yesus, sebagai kepala Gereja, supaya MUBES XXV GTDI, berjalan lancar dan baik, panitia sehat, keuangan mencukupi, dan para peserta juga sehat. Kandidat takut akan Tuhan dan melakukan yang terbaik, dan peserta juga tahu diri. Ingat pemimpin itu adalah melayani (Markus 10:45), menggembalakan (Kisah Para rasul 20:28; 1 Petrus 5:1-2; Yohanes 20:21), setia dalam perkara kecil (Lukas 16:10), nama Tuhan dibesarkan (Yohanes 3:30), dapat mengampuni (Matius 18:21-22; Efesus 4:32) dan memberitakan Amanat Agung Tuhan Yesus (Mat.28:19-20). Semoga…!!! 🙏🙏🙏
Foto:






























