Pengulu Kute di Aceh Tenggara Disinyalir Banyak Belum Bayar Pajak Kendaraan Dinas

- Redaksi

Rabu, 22 Januari 2025 - 11:20 WIB

5076 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Diduga Sepedamotor inventaris desa ada yang digadaikan, STNK dan BPKB berpindah tangan

KUTACANE – (Indonesia Post)
Beberapa Pengulu kute (kepala desa) di Kabupaten Aceh Tenggara, disinyalir tidak  melunasi pajak kendaraan dinas inventaris desa, Sepeda motor yang bervariasi jenis dan merknya.

Disamping itu, Sepeda motor juga ada yang disinyalir sudah berpindah tangan, bahkan dokumen Surat tanda nomor kendaraan (STNK), maupun Bukti kepemilikan kendaraan bermotor (BPKB), diduga ada digadaikan ke pihak lain dan tentunya merugikan uang rakyat dan anggaran pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena banyaknya kepala desa yang telah menunggak pajak kendaraan pelat merah, yang diungkap Ketua LSM Tipikor Aceh Tenggara, Jupri Yadi R, kepada media online Indonesia Post, pada hari Rabu (22/1/2025).

“Ditengarai sudah bertahun-tahun sepmor kepala desa tidak membayar pajak kendaraan. Padahal, di Alokasi Dana Desa (ADD), sudah ada dialokasikan setiap tahun, untuk membayar pajak kendaraan bermotor,” ujar Jupri.”

Beliau meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Agara atau Polres Aceh Tenggara, untuk segera mengusut tuntas Alokasi Dana Desa di Agara sejak tahun 2015 hingga 2024.

“Kita patut menduga bukan saja dana desa untuk pembayaran pajak kendaraan. Akan tetapi kegiatan lainnya perlu diusut, agar ada transparansi ke publik terhadap pengelolaan dan penggunaan dana desa, seperti program ketahanan pangan, BLT, dana BUMK dan proyek fisik, ungkapnya.”

Lebih lanjut, seharusnya bagian Asset Badan pengelolaan Keuangan dan kekayaan daerah (BPKD) Agara, rutin melalukan pendataan seluruh kendaraan sepeda motor dinas yang diperuntukkan bagi Kepala Desa/desa.

“Sepeda motor ini agar dilengkapi dokumen STNK dan BPKB dari Kepala Desa yang lama, kepada Kepala Desa yang baru atau sebagai Pj.Kepala Desa, sambungnya.”

Kegiatan pendataan dokumen agar kepemilikan sepeda motor dinas ini, benar-benar lengkap dokumennya, sehingga dengan mudah dapat mengurus pajak kendaraan bermotor di Kantor Samsat Kutacane Kabupaten Aceh Tenggara.

“Saya meminta Pj.Bupati Aceh Tenggara, Taufik, S.T., agar menggelar acara apel gabungan, untuk menghadirkan seluruh kendaraan sepeda motor Kepala Desa, untuk mengecek dokumen STNK dan BPKB, serta mengecek fisik sepeda motor tersebut,” ujar Ketua LSM Tipikor ini.

Ia mempertanyakan apakah sesuai dengan aslinya (standar), karena dikhawatirkan Sepeda motor Kepala Desa sudah tidak sesuai lagi, dengan fisik dan warna aslinya sewaktu diserahkan .

“Oleh sebab itu, dalam pengecekan fisik kendaraan harus melibatkan anggota Polisi Satlantas Polres Aceh Tenggara, ujar Jupri Yadi.”
Menurutnya, selama ini kurang perhatian Pemkab Aceh Tenggara, terhadap kendaraan roda dua dinas untuk Kepala Desa di Bumi Sepakat-Segenap.

Menyebabkan mereka tidak tertib membayar pajak, sehingga terjadi tunggakan hingga 5 tahun lebih.
“Saya minta unit Tipikor Polres Agara agar melakukan penyelidikan terhadap penggunaan dana desa sejak 2015 hingga 2024. Kalau ada penyimpangan ini harus diproses agar ada efek jeranya, pintanya.”

Konfirmasi Wartawan media ini kepada Inspektur Inspektorat Aceh Tenggara, Abdul Kariman, S.Pd.M.M., melalui WA-Nya, mengatakan bahwa Inspektorat menyarankan Kades untuk membayar pajak, dan kami sudah monitoring ke lapangan, balasnya.”

Hasil konfirmasi kepada Kepala BPKD Aceh Tenggara, Syukur Karo-karo, S.E.,M.M., lewat WA-nya, menyatakan menurut saya itu salah, dan atas kesalahan Kades itu, perlu dipertanyakan akan hal itu.

Sementara itu, Kapolres Aceh Tenggara, AKBP. R. Doni Sumarsono, S.Ik.M.H., melalui Kasat Lantas Polres Agara, Iptu.Irwansyah Putra Pelis, S.H.,lewat WA-nya, membalasnya dengan, “Sorry saya lagi menyetir bang, mau perjalanan pulang ke Kutacane.” Demikian dilaporkan dari Aceh Tenggara. (P.Lubis)

Berita Terkait

Dari Duka Menuju Ceria: Aksi Trauma Healing Polres Aceh Tenggara Bersama STIK 83/WPS di Tengah Dampak Banjir Aceh Tenggara
Polres Aceh Tenggara dan Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Kurve Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Desa Penungkunan
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Terus Jalin Sinergi dengan Warga untuk Basmi Sabu dari Hulu
LSM Jangan Jadi Topeng Sindikat, Pajri Gegoh Minta Polisi Tak Ragu Tindak Oknum Pemain Narkoba
Polres Agara Tegas Tertibkan Pedagang BBM Nakal
LSM PERKARA Menilai Dana Trasfer Rp.75 Milyar Tahun 2024 di Pemkab Aceh Tenggara Tidak Tepat Sasaran
Kedatangan Presiden RI Membawa Harapan Baru Bagi Warga Korban Banjir di Aceh Tenggara
Situasi Terkini Akibat Banjir dan Banjir Bandang Yang Melanda Aceh Tenggara

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 23:35 WIB

Polres Gayo Lues, Brimob dan Purnawirawan Polri Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Silaturahmi di Bulan Ramadan

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:49 WIB

Kapolres Gayo Lues Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diminta Tidak Terpengaruh Isu

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:07 WIB

Brimob Aceh, Adalah Sahabat Anak, Peduli Terhadap Dunia Pendidikan

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:02 WIB

Kapolres Gayo Lues Terima Penghargaan Kapolda Aceh atas Keberhasilan Penanganan Bencana Hidrometeorologi

Kamis, 19 Februari 2026 - 00:27 WIB

Kapolres Gayo Lues Bagikan Daging Meugang kepada Insan Pers Sambut Ramadhan 1447 H

Senin, 16 Februari 2026 - 16:51 WIB

Melalui Piagam Resmi, Polres Gayo Lues Beri Apresiasi bagi Anggota yang Tanggap dan Sigap Saat Bencana Alam Terjadi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:30 WIB

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo Komandoi Respon Cepat Pascabanjir dengan Bangun Jembatan Gantung

Jumat, 16 Januari 2026 - 00:08 WIB

Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Sambut Kedatangan Kapolda Aceh Tinjau Pengungsi Banjir dan Longsor

Berita Terbaru