Ketua Umum LSM Halilintar RI Minta Poldasu Turun Kembali Ke Pematang Siantar

- Redaksi

Kamis, 6 Februari 2025 - 20:38 WIB

5062 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada Tgl 31/1 Poldasu merazia lokasi tempat narkoba beredar di Bajigur (Photo yang diamankan Poldasu)

Pematangsiantar | Setelah sempat lumpuh pasca penggerebekan sarang narkoba di Gang Bajigur oleh Polda Sumut beberapa waktu lalu, komplotan kartel narkoba UH kini kembali beroperasi. Namun, kali ini mereka berpindah lokasi ke Gang Puri, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar. Fakta ini memunculkan dugaan bahwa pemberantasan narkoba di Sumatera Utara, khususnya oleh Polres Pematangsiantar dan Polda Sumut, tidak dilakukan secara tuntas dan hanya menyentuh level bawah.

Kartel UH Kembali Beroperasi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabar kembalinya aktivitas penjualan narkoba ini dibenarkan oleh seorang warga yang enggan disebut namanya, sebut saja Bolot. Kepada awak media, ia mengungkapkan bahwa aktivitas transaksi narkoba di lokasi baru sudah berlangsung selama tiga hari terakhir.

“Udah main lagi mereka, Bang, tiga hari ini. Tapi buka di tempat lama di Gang Puri,” ujar Bolot, Jumat (5/2/2025).

Menurut Bolot, sistem transaksi yang digunakan tetap sama seperti sebelumnya, yakni menggunakan kode tertentu untuk setiap paket narkoba yang dijual.

“Ada paketan 100 kodenya pulsa 10, paketan 150 kodenya pulsa 15,” ungkapnya.

Lokasi tempat narkoba beredar di Pematang Siantar

Bolot juga menyebut bahwa wajah-wajah lama dari jaringan UH tak lagi terlihat. Kini, orang-orang baru yang bertugas sebagai pengedar dan kurir lapangan.

“Yang jualan anggota UH juga, tapi sekarang udah wajah-wajah baru. Gak nampak orang lamanya, karena yang nganter barang becak (istilah untuk kurir),” terangnya.

Lebih lanjut, Bolot mengungkapkan keyakinannya bahwa jaringan UH mustahil diberantas tuntas karena diduga memiliki beking kuat.

 

“Gak mungkin bisa dibasmilah, Bang. Kuat beking orang itu. Kalo gak kuat ya udah tutup dari hari itulah,” bebernya.

Polisi Dituding Setengah Hati dalam Pemberantasan Narkoba

Penggerebekan di Gang Bajigur beberapa waktu lalu sempat menimbulkan harapan bahwa jaringan UH akan benar-benar dihancurkan. Namun, faktanya, yang tertangkap hanya anak buah dan kaki tangan kelas bawah. Para petinggi kartel UH tetap bebas dan tampaknya masih mengendalikan bisnis haram ini.

Polda Sumut dinilai setengah hati dalam menjalankan program Astacita yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, di mana salah satu poin utama adalah pemberantasan narkoba. Meski panglima tertinggi sudah memberikan instruksi tegas, tampaknya implementasi di lapangan, terutama oleh Polres Pematangsiantar dan Polda Sumut, masih jauh dari harapan.

Hasil penggerebekan sebelumnya yang hanya menangkap tiga orang terkesan tidak dikembangkan lebih lanjut. Tidak ada langkah nyata untuk memburu bandar besar maupun para petinggi jaringan UH. Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa ada kekuatan besar yang melindungi mereka, sehingga bisnis narkoba tetap berlanjut meski telah dilakukan tindakan penegakan hukum.

Desakan Penindakan Serius

Masyarakat Pematangsiantar yang selama ini resah dengan peredaran narkoba di daerah mereka berharap agar aparat kepolisian lebih serius dalam menangani peredaran narkoba, terutama yang dikendalikan oleh kartel besar seperti UH. Mereka menuntut agar aparat penegak hukum tidak hanya menangkap kurir dan pengedar kecil, tetapi juga menindak para bandar besar yang selama ini masih bebas berkeliaran.

Lokasi Tempat Peredaran Narkoba Di belakang Pasar Horas Pematang Siantar di Duga Bandar Narkoba UH Kembali beroperasi setelah dirazia Poldasu

Jika kepolisian tidak segera bertindak tegas, bukan tidak mungkin peredaran narkoba di Kota Pematangsiantar akan semakin merajalela dan semakin sulit diberantas. Semua mata kini tertuju pada langkah selanjutnya dari aparat kepolisian: apakah mereka akan bertindak tegas sesuai arahan presiden atau tetap membiarkan jaringan UH terus beroperasi dengan nyaman?

Ketua Umum LSM Halilintar RI Provinsi Sumatera Utara SP Tambak SH mengatakan kepada awak media ini 5/2 meminta kepada pihak berwajib atau Poldasu agar turun ke Pematang Siantar merazia lokasi tempat narkoba beredar ujar Nya.
(S.Hadi Purba)

Berita Terkait

Petugas Lapas Narkotika Pematangsiantar Gagalkan Penyelundupan 10 Paket Sabu Lewat Kiriman Paket JNE
Harmonisasi TNI-Polri Terwujud: Kapolres Simalungun Saksikan Lahirnya 595 Prajurit Baru
Tuntas dan Sukses! Panitia HUT RI Ke-80 di Lapas Narkotika Pematangsiantar Gelar Rapat Penutupan
DPP KOMPI B Tantang Polres, BNN dan Satpol PP Razia Studio 21 Selama 30 Hari Nonstop 2X Semalam
DPP KOMPI B Desak Pembongkaran Studio 21: Diduga Langgar Sempadan Sungai dan Ancam Lingkungan
Aksi Gotong Royong Bersama Warga Kelurahan Kahean Sambut HUT Kota Pematangsiantar ke-154 Tahun
Nama Nisa Mencuat! Diduga Pemasok Sabu dan Ekstasi di Studio 21 Siantar, DPP KOMPI B: Tolong APH Tindak Tegas!
6 Bulan Berdiri, Wartel Suspas Lapas Narkotika Kelas IIA Pematang Siantar Tetap Jadi Fasilitas Komunikasi Transparan bagi Warga Binaan

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:45 WIB

Polres Batu Bara Gelar “Minggu Kasih” Secara Serentak, Ribuan Warga Terima Bantuan Sembako

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:23 WIB

Satlantas Polres Batu Bara gelar Operasi Microsleep, 7 pengemudi disarankan istirahat penuh jelang mudik

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:28 WIB

Inovasi Unik di Bandung, Fawaz Salim Ciptakan Mobil Operasional dari Kayu Sonokeling

Sabtu, 14 Maret 2026 - 03:05 WIB

Dirkeswat Ditjen PAS Sumut Monitoring Lapas Tanjungbalai Asahan, Fokus pada Kesehatan dan Makanan WBP

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:29 WIB

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo Resmikan Pusat Studi Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo di PTIK: Simbol Penghormatan dan Fondasi Kebijakan Berbasis Data

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:23 WIB

Jaga Kekhusyukan Ramadan, Detasemen Perintis Baharkam Polri Tebar Personel di Titik Rawan Jakarta

Rabu, 11 Maret 2026 - 01:30 WIB

Tudingan Tanpa Data Hukum Dinilai Tidak Pakai Otak, Publik Ingat Kembali Kasus Pemalsuan Dokumen dan Dugaan Narkoba yang Terabaikan

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:18 WIB

Perkuat Keamanan Obvitnas, Dirpamobvit Baharkam Polri Dorong Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan di PT Timah Tbk

Berita Terbaru