Rasa Haru Nurhayati: Penerima Listrik Gratis “Light Up the Dream” PLN

- Redaksi

Jumat, 28 Februari 2025 - 20:39 WIB

5061 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH | Di Gampong Jawa, sebuah desa yang terletak di pinggiran kota Banda Aceh, tinggal seorang wanita bernama Nurhayati. Sejak empat tahun terakhir, kehidupan Nurhayati dan keluarganya terasa gelap tanpa adanya aliran listrik di rumah mereka.

Sebelumnya, mereka terpaksa mengandalkan listrik dari tetangga untuk kebutuhan sehari-hari. Namun, kondisi ekonomi yang sulit membuatnya tidak mampu membayar biaya listrik, sehingga mereka harus beradaptasi dengan kehidupan tanpa penerangan yang memadai.

Nurhayati adalah sosok wanita yang gigih. Ia bekerja serabutan di kampung untuk membantu perekonomian keluarga, Suami Nurhayati yang seorang nelayan berpenghasilan tidak menentu, Nurhayati melakukan berbagai pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Dari membantu cuci pakaian tetangga, bertani, hingga menjual hasil kebun, semua dilakukannya demi ke tiga anak-anaknya. Namun, meskipun ia bekerja keras, penghasilan yang didapatkan sering kali tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar, apalagi untuk membayar listrik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harapan baru datang menghampiri Nurhayati. Ia mendapat kabar terpilih sebagai salah satu penerima program Listrik Gratis atau LUTD ( Light Up The Dream) yang diadakan oleh PLN, informasi mengenai masyarakat yang selama ini belum menikmati aliran listrik diperoleh dari kepala desa setempat bahwa masih terdapat warganya yang belum memiliki listrik.

Listrik Gratis atau LUTD ( Light Up The Dream) adalah sebuah program inisiatif dari pegawai PLN untuk memberikan akses listrik gratis kepada masyarakat yang kurang mampu.

Sehari menjelang Ramadhan 1446 H, tim PLN UID Aceh dan UP3 Banda Aceh datang ke rumahnya untuk menginformasikan bahwa dirumahnya akan dilakukan pemasangan aliran listrik pada hari itu juga. Rasa haru dan syukur meluap dalam hati Nurhayati. Ia tidak bisa menahan air mata saat mendengar berita tersebut. Akhirnya, setelah bertahun-tahun hidup dalam kegelapan, keluarganya akan mendapatkan akses listrik yang layak.

Ketika listrik pertama kali menyala di rumahnya, suasana haru dan bahagia menyelimuti keluarga Nurhayati. Anak-anaknya ikut menyaksikan saat komponen listrik yang berfungsi sebagai pembatas dan pengaman arus listrik diarahkan ke arah “On” tanya lampu dan elektronik dirumahya kini teraliri listrik.

Nurhayati berterima kasih kepada PLN dan semua pihak yang terlibat dalam program “Light Up the Dream”. Ia menyadari bahwa listrik bukan hanya sekadar penerangan, tetapi juga simbol harapan dan kesempatan untuk masa depan yang lebih baik. Dengan adanya listrik, Nurhayati bertekad untuk meningkatkan kualitas hidup keluarganya dan memberikan pendidikan yang lebih baik untuk anak-anaknya.

Kisah cerita haru Nurhayati adalah salah satu dari total 87 Masyarakat yang menerima bantuan listrik gratis dari program kali ini, Penerima bantuan ini tersebar di seluruh Kabupaten/Kota se Aceh terdiri dari UP3 Banda Aceh : 12 Pelanggan, UP3 Sigli : 3 Pelanggan, UP3 Lhokseumawe : 22 Pelanggan, UP3 Langsa : 14 Pelanggan, UP3 Meulaboh : 15 Pelanggan, UP3 Subulussalam : 21 Pelanggan.

“PLN tidak hanya memberikan akses listrik, tetapi juga memberikan harapan dan kesempatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Kini, Nurhayati dan keluarganya bisa melangkah ke masa depan dengan lebih optimis, dan nyaman beribadah selama bulan Ramadhan berkat cahaya yang menerangi rumah mereka” ujar General Manager PLN UID Aceh, Mundhakir.

Semoga penerima bantuan dapat merasakan terang dan nyamannya beribadah di bulan suci Ramadhan ini tanpa khawatir akan tidak adanya penerangan selama di bulan Ramadhan ini.

Berita Terkait

Aliansi Pers Akan Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir Aceh, Sediakan Layanan Keluhan
Bantuan Terakhir dari Posko Simpang Mesra PEMA dan ORMAWA UNADA Banda Aceh
Ketua Umum IWO Resmi melantik Pengurus IWO Aceh dan Jajarannya
LIRA Desak Pemerintah Aceh Segera Segel Kembali PT HOPSON yang Diduga Masih Beroperasi Tanpa Izin Resmi di Gayo Lues
IWOI Aceh Sudah 90 Persen Siap Sambut Hari Jadi IWO Indonesia ke-3 di Provinsi Aceh
Satgas Pemberantasan Barang Ilegal Bea Cukai Cegah Kerugian Negara Rp6,7 Miliar
Bea Cukai Aceh Jadi Contoh Keterbukaan Informasi bagi Bea Cukai Tanjung Pinang
Jaksa Agung Muda Pengawasan Lakukan Kunker di Kejati Aceh

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:45 WIB

Polres Batu Bara Gelar “Minggu Kasih” Secara Serentak, Ribuan Warga Terima Bantuan Sembako

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:23 WIB

Satlantas Polres Batu Bara gelar Operasi Microsleep, 7 pengemudi disarankan istirahat penuh jelang mudik

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:28 WIB

Inovasi Unik di Bandung, Fawaz Salim Ciptakan Mobil Operasional dari Kayu Sonokeling

Sabtu, 14 Maret 2026 - 03:05 WIB

Dirkeswat Ditjen PAS Sumut Monitoring Lapas Tanjungbalai Asahan, Fokus pada Kesehatan dan Makanan WBP

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:29 WIB

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo Resmikan Pusat Studi Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo di PTIK: Simbol Penghormatan dan Fondasi Kebijakan Berbasis Data

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:23 WIB

Jaga Kekhusyukan Ramadan, Detasemen Perintis Baharkam Polri Tebar Personel di Titik Rawan Jakarta

Rabu, 11 Maret 2026 - 01:30 WIB

Tudingan Tanpa Data Hukum Dinilai Tidak Pakai Otak, Publik Ingat Kembali Kasus Pemalsuan Dokumen dan Dugaan Narkoba yang Terabaikan

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:18 WIB

Perkuat Keamanan Obvitnas, Dirpamobvit Baharkam Polri Dorong Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan di PT Timah Tbk

Berita Terbaru