Bupati Aceh Tenggara Hadiri Operasi Pasar Disperindag Aceh di Lawe Sigalagala

- Redaksi

Rabu, 30 Juli 2025 - 06:49 WIB

50262 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Hadir Dandim 0108/Agara, Letkol (czi) Aryo Murdyantoro, S.T.
*Juga dihadiri Asisten 1 dan Kadis Perindag Aceh Tenggara, dan anggota DPRK Agara.

Kutacane, Indonesia Post — Kabut tipis belum sepenuhnya mengangkat dari hamparan bukit Lawe Sigalagala ketika antrean warga mulai membentang di pekan rakyat wilayah itu. Di antara kerumunan itu, hadir Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, S.E., M.M., meninjau langsung pelaksanaan Operasi Pasar komoditi beras premium yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Aceh, Rabu (30/7/2025).

Kehadiran kepala daerah itu bukan sekadar simbolik. Dalam sambutannya, Salim Fakhry menggambarkan realitas harga beras yang kini terus merangkak naik di seluruh Indonesia. Menurutnya, harga padi di tingkat petani sudah mencapai Rp4.800 hingga Rp4.900 per kilogram. Bahkan, sejumlah pengepul (tokeh) di wilayah itu rela membeli padi hingga Rp5.200/kg, sebuah angka yang cukup tinggi dan membuat petani tergoda menjual seluruh stok tanpa menyisakan untuk cadangan pribadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena padi mahal, petani menjual sampai habis. Tidak ada sisa di rumah. Maka kita sangat apresiasi langkah Gubernur dan Wakil Gubernur yang turun tangan melalui dinas terkait untuk menjaga daya beli masyarakat,” ujar Bupati dalam suara tegas di tengah warga yang memadati lokasi operasi pasar.

Salim juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Musim kemarau yang mulai mengeringkan hutan dan ladang membuat api sekecil apapun bisa membesar tanpa kendali. “Jaga api, bukan hanya dari dapur, tapi juga dari puntung rokok,” pesannya. Tak lupa, ia mengajak seluruh warga untuk berdoa, menyebut nama Allah dan juga Yesus, agar hujan segera turun membasahi tanah yang mulai retak.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari unsur TNI. Komandan Kodim 0108/Aceh Tenggara, Letkol (Czi) Aryo Murdyantoro, S.T., mengimbau warga untuk tertib saat mengambil beras. Ia menyatakan, “Kita bersyukur kepada pemerintah yang telah hadir lewat operasi pasar ini. Namun mari kita tetap jaga ketertiban dan jangan ada yang membakar lahan. Kalau nanti ada kebakaran, kami akan cari dan minta pertanggungjawaban pelakunya.”

Operasi pasar ini merupakan hari kedua pelaksanaan distribusi beras premium bersubsidi. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Ketenagakerjaan Aceh Tenggara, M. Fadly, S.STP, menyebutkan bahwa sebelumnya kegiatan serupa digelar di Kecamatan Darul Hasanah, tepatnya di Tanjung. Untuk wilayah Lawe Sigalagala, kuota beras yang disalurkan mencapai 9,8 ton. Pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp6.000 per kilogram, sehingga harga jual beras premium kemasan 5 kilogram dipatok Rp56.000 per sak, sementara kemasan 10 kilogram seharga Rp112.000.

Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme warga begitu tinggi. Sejumlah pejabat tampak turut hadir, antara lain Asisten I Sekretariat Daerah Aceh Tenggara Drs. M. Ridwan Sekedang, Kadis Perindag Aceh Firdaus, anggota DPRK dari Partai Golkar Arnold Napitupulu, S.H., dan Gerlam Pandiangan, S.Pd., M.Si dari PAN. Camat Lawe Sigalagala Ary Safrijal Arma, S.STP, Kapolsek Iptu J. Pakpahan, BATUUD Koramil Serma TNI Pakpahan, serta Ketua Perpaduan Aceh Tenggara H. Haddin juga terlihat bersinergi dalam kegiatan ini.

Operasi pasar di tengah lonjakan harga ini menjadi oase bagi banyak warga, terutama mereka yang terdampak langsung oleh ketidakpastian ekonomi akibat musim kemarau dan fluktuasi harga pangan. Pemerintah Aceh, bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara, mengupayakan agar kebutuhan pokok tetap terjangkau, sembari menjaga stabilitas sosial di tengah tantangan cuaca ekstrem dan tekanan pasar.

Berita Terkait

Akar Banjir Belum Tuntas Malah Sibuk Jual Batu, Warga Desa Kuning I Geram Pengerukan Jembatan Kuning I Lamban Karena Material Dibawa Jauh Keluar Lokasi
Diduga Kurang Pengawasan Proyek Peningkatan Ruas Jalan Muara Setulen – Gelombang Asal Jadi
Patroli Antisipasi Warga Menggunakan Knalpot Blong Dan Balap Liar di Wilkum Polsek Lawe Sigala-Gala
2 SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Ditinjau Kapolres Agara Untuk Pastikan Program Berjalan Optimal
Ibadah Syukur PGI-D Aceh Tenggara Dalam Rangka Peringatan HUT RI ke-81
Kegiatan Normalisasi Saluran Air Desa Lawe Desky kecamatan Babul Makmur
Kepsek SMA Negeri 1 Lawe Sigalagala Akan Melakukan Pembenahan Disiplin dan Peningkatan Mutu
Seorang Pengedar Narkotika Warga Lawe Loning Gabungan Ditangkap Polres Agara

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:04 WIB

Dapur Umum GRIB Jaya Medan Terus Berbagi, Hadirkan Makanan Bergizi Gratis bagi Masyarakat yang Membutuhkan

Rabu, 4 November 2026 - 11:24 WIB

​Kanwil Ditjenpas Sumut Siap Dukung Penuh Proses Penegakan Hukum Terkait Pegawai Lapas Medan yang Diamankan Polisi

Selasa, 3 November 2026 - 15:08 WIB

Evaluasi dan Penguatan Tugas dan Fungsi Pengamanan Rutan Tanjung Pura Ikuti Zoom Meeting bersama Direktur Pengamanan dan Intelijen Ditjenpas

Selasa, 3 November 2026 - 08:44 WIB

Bapas Kelas I Medan Lakukan Pengawasan Klien Pemasyarakatan dalam Program Ketahanan Pangan

Senin, 2 November 2026 - 21:07 WIB

IJTI Pengda Sumut Bakal Gelar Musda ke-VI, Tuti Alawiyah Lubis Maju Sebagai Calon Ketua Periode 2026/2029

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Sinergi Cegah Banjir, Rutan Kabanjahe Bersama Kelurahan Kampung Dalam Gelar Kerja Bakti Pembersihan Drainase

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kunjungi Sentra Ketapang Rutan Tanjung Pura, Kakanwil Ditjenpas Sumut Puji Kemandirian Warga Binaan

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir

Berita Terbaru