*Dihadiri Pj.Pengulu Kute, Sekdes, PPL, dan Pendamping Desa.
*Hadir BATUUD Posramil Babul Makmur.
Kutacane – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, masyarakat Kute Makmur, Kecamatan Babul Makmur, Kabupaten Aceh Tenggara, melaksanakan kegiatan penanaman padi secara bersama-sama di areal persawahan desa, Sabtu (20/9/2025) pagi.
Kegiatan dimulai pukul 09.15 WIB dan turut dihadiri sejumlah pejabat dan unsur pendukung desa. Hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat (Pj) Pengulu Kute Makmur Ronald Sigiro, A.Md, Sekretaris Desa Silitonga, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dari BPP Kecamatan Babul Makmur Dewi Sembiring, S.Pt, Pendamping Lokal Desa Sri, S.E, dan Pendamping Kecamatan Adi Putra. Turut hadir pula BATUUD Posramil Babul Makmur, Pelda TNI Wahyu Hidayat Pohan, yang menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan di daerah.

Kegiatan penanaman padi tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan kebijakan strategis nasional yang dicanangkan pemerintah pusat, khususnya dalam mendukung visi-misi Presiden RI, Prabowo Subianto, melalui program Asta Cita, yang antara lain menitikberatkan pada pemantapan ketahanan pangan nasional. Program ini juga didukung lintas kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Pertanian, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, TNI, Polri, serta Kementerian Koperasi dan UKM.
Penjabat Pengulu Kute Makmur, Ronald Sigiro, tampak antusias dalam kegiatan tersebut. Ia bahkan turun langsung ke sawah bersama petani dan jajaran pendamping, memulai penanaman benih padi di lahan yang telah disiapkan. “Kegiatan ini kami laksanakan secara gotong royong sebagai bentuk komitmen desa kami untuk mendukung kebijakan nasional di bidang ketahanan pangan,” ucap Ronald.
Suasana terlihat akrab dan penuh semangat. Warga, aparat desa, penyuluh, dan TNI bahu-membahu di persawahan. Ronald sesekali tampak berbincang santai dengan para petani, sambil menerima dan menanam bibit padi dari salah seorang ibu tani yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Selain padi, program tanam jagung juga direncanakan sebagai bentuk keberlanjutan dari inisiatif ini. Pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian setempat terus mendorong desa-desa agar memanfaatkan lahan produktif sebagai bentuk adaptasi atas dinamika ketahanan pangan baik secara lokal maupun nasional.

Sementara itu, BATUUD Posramil Babul Makmur, Pelda Wahyu Hidayat Pohan, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiasi desa dalam mendukung program pemerintah. “Kami dari unsur TNI siap mendukung kegiatan ketahanan pangan di wilayah, karena ini menyangkut kedaulatan negara dalam bidang ekonomi dan pangan,” ujarnya.
Kegiatan ini juga sejalan dengan program nasional lainnya seperti Koperasi Merah Putih, Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Sekolah Rakyat, yang seluruhnya diarahkan untuk meningkatkan ketahanan sosial-ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Dengan adanya kegiatan semacam ini, diharapkan Kute Makmur dan desa-desa lain di Aceh Tenggara dapat menjadi bagian penting dalam pencapaian swasembada pangan nasional serta turut menjaga kestabilan ekonomi desa melalui sektor pertanian yang kuat dan mandiri. (P.Lubis/Sudirman Siburian)


































