Bupati Pakpak Bharat Tinjau Kebun B2SA Ibu-ibu PKK di Silima Kuta, Dorong Pemenuhan Gizi Keluarga dari Pekarangan

- Redaksi

Selasa, 18 November 2025 - 19:37 WIB

5063 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat | Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, meninjau langsung kebun bergizi “B2SA” (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) milik kelompok ibu-ibu PKK di Desa Silima Kuta, Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu. Di areal kebun ini terlihat berbagai jenis sayuran tumbuh subur, mulai dari cabai, bayam, kangkung, hingga beternak ayam kampung yang dirawat secara kolektif dan berkesinambungan oleh warga setempat. Program yang memanfaatkan lahan pekarangan ini menjadi bagian dari upaya mendorong ketahanan pangan berbasis rumah tangga dengan hasil yang tidak hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mempererat kebersamaan warga.

Kegiatan kelompok ini dianggap sebagai wujud nyata penerapan prinsip B2SA dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kreativitas dan keterampilan yang dimiliki para ibu rumah tangga, lahan sempit di sekitar rumah berhasil disulap menjadi lumbung pangan mini yang produktif. Kebun tersebut secara rutin menghasilkan bahan pangan segar yang kemudian dimanfaatkan bersama, sebagai bentuk gotong royong yang tetap hidup di tengah masyarakat desa. Kepala Desa Silima Kuta, Saktimon Berutu, mengungkapkan rasa bangganya terhadap peran aktif ibu-ibu PKK dalam mewujudkan kebun ini. Dirinya menilai bahwa kegiatan tersebut tidak hanya mencerminkan semangat kemandirian, tetapi juga bukti bahwa keterbatasan lahan tak menjadi alasan untuk tidak bergerak maju memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Franc Bernhard Tumanggor menyampaikan bahwa kebun seperti ini semestinya sudah menjadi bagian dari setiap rumah tangga. Menurutnya, pola konsumsi pangan yang beragam dan bergizi merupakan bagian dari pola makan ideal berdasarkan struktur Pangan Harapan Nasional. Ia menjelaskan bahwa asupan gizi yang memadai, terutama pada anak usia pertumbuhan, sangat dipengaruhi oleh keberagaman jenis pangan yang dikonsumsi sehari-hari. Karena itu, melalui kebun B2SA, peningkatan kecerdasan dan kesehatan masyarakat dapat diarahkan sejak dalam skala rumah tangga.

Dirinya juga menekankan pentingnya mengubah pola konsumsi masyarakat dari ketergantungan pada satu atau dua jenis pangan menjadi konsumsi pangan lokal yang lebih bervariasi, baik dari sumber karbohidrat maupun protein nabati dan hewani. Menurut Bupati, kegiatan seperti ini perlu diperluas tidak hanya di satu titik desa, tetapi menjadi gerakan terpadu di seluruh wilayah Kabupaten Pakpak Bharat. Selain meningkatkan ketahanan pangan keluarga, kebun pekarangan juga memberi nilai tambah secara ekonomi jika dikelola secara konsisten dan terarah.

Di tengah tantangan pangan global dan perubahan iklim yang membawa dampak terhadap pola produksi dan distribusi bahan pangan, gerakan masyarakat seperti yang dilakukan di Desa Silima Kuta ini menjadi contoh inspiratif tentang kemandirian dan adaptasi lokal. Dengan pendekatan yang menekankan pada kearifan lokal dan pemberdayaan perempuan, kebun B2SA bukan hanya sekadar lahan bertanam, tapi juga ruang edukasi keluarga akan pentingnya pola makan sehat dan beragam.

Pemerintah daerah, lanjut Bupati, akan terus mendorong kolaborasi lintas sektor untuk penguatan program pangan keluarga seperti ini, termasuk dalam bentuk pelatihan, penyediaan bibit unggul, serta pengembangan sistem pemasaran hasil produksi pekarangan. Harapannya, keberhasilan yang diraih oleh ibu-ibu PKK di Silima Kuta akan menjadi inspirasi dan motivasi bagi kelompok PKK di desa-desa lainnya untuk turut serta menanam dan menumbuhkan kesadaran pangan sehat dari rumah tangga. (Alex ST)

Berita Terkait

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Bersama Warga Silima Kuta Tanam Jagung di Lahan Lima Hektare Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
Wakil Bupati Pakpak Bharat Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 untuk Pengamanan Idul Fitri 1447 H
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Pimpin Rapat Koordinasi Antisipasi Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Jelang Idul Fitri
Pemalsuan Tanda Tangan dan Dugaan Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Media, Siapa yang Akan Menjaga Integritas?
Praktisi Hukum Yudi Pratama Desak Penegakan Hukum Terkait Dugaan Ijazah Palsu dan Sikap Tertutup KPU Batu Bara
Marga Berutu Lebbuh Kuta Kersik Gelar Ritual Adat Menanda Tahun di Desa Silima Kuta, Tentukan Tanaman Padi Putih Menjelang Musim Tanam
Dugaan Pemerasan Oknum Polisi Mencuat di Bawah Sumpah, Mengapa Kapolres Dairi Enggan Menanggapi?
Wakil Bupati Pakpak Bharat H. Mutsyuhito Solin Buka Rapat Anggota Tahunan Koperasi Konsumen Pakpak Nduma Karina Tahun Buku 2025

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 23:35 WIB

Polres Gayo Lues, Brimob dan Purnawirawan Polri Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Silaturahmi di Bulan Ramadan

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:49 WIB

Kapolres Gayo Lues Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diminta Tidak Terpengaruh Isu

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:07 WIB

Brimob Aceh, Adalah Sahabat Anak, Peduli Terhadap Dunia Pendidikan

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:02 WIB

Kapolres Gayo Lues Terima Penghargaan Kapolda Aceh atas Keberhasilan Penanganan Bencana Hidrometeorologi

Kamis, 19 Februari 2026 - 00:27 WIB

Kapolres Gayo Lues Bagikan Daging Meugang kepada Insan Pers Sambut Ramadhan 1447 H

Senin, 16 Februari 2026 - 16:51 WIB

Melalui Piagam Resmi, Polres Gayo Lues Beri Apresiasi bagi Anggota yang Tanggap dan Sigap Saat Bencana Alam Terjadi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:30 WIB

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo Komandoi Respon Cepat Pascabanjir dengan Bangun Jembatan Gantung

Jumat, 16 Januari 2026 - 00:08 WIB

Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Sambut Kedatangan Kapolda Aceh Tinjau Pengungsi Banjir dan Longsor

Berita Terbaru