Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo Komandoi Respon Cepat Pascabanjir dengan Bangun Jembatan Gantung

INDONESIA POST

- Redaksi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:30 WIB

50161 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Empat jembatan gantung dibangun di sejumlah desa di Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, sebagai respons cepat pascabanjir bandang yang terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2025. Proyek ini digagas dan dikoordinasikan langsung oleh Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K., yang turut turun ke lapangan bersama jajarannya, bahu-membahu bersama masyarakat sebagai bentuk nyata empati dan kehadiran negara di tengah situasi darurat.

Kerusakan akses transportasi akibat banjir menjadi kendala utama bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk aktivitas sosial, pertanian, dan distribusi logistik. Menjawab hal tersebut, Kapolres memastikan percepatan pembangunan jembatan menjadi prioritas, dengan melibatkan anggota kepolisian dari berbagai satuan serta partisipasi aktif masyarakat setempat. “Kami hadir bukan hanya sebagai aparat, tetapi sebagai bagian dari masyarakat. Apa yang dirasakan warga, itu juga menjadi tanggung jawab kami,” ungkap AKBP Hyrowo di sela-sela kegiatan pembangunan, di hadapan warga yang turut bergotong royong.

Pembangunan jembatan gantung pertama dilakukan di Desa Pungke Jaya, dipimpin oleh Kaurbinops Satreskrim Polres Gayo Lues, IPDA Muhammad Yoga Wiratama, S.Tr.IK. Akses ini sebelumnya rusak total akibat derasnya aliran banjir yang menyapu infrastruktur desa. Kerja sama antara masyarakat dan personel Satreskrim menjadi kunci dalam mempercepat proses pembangunan. Sementara itu, di Desa Jeret Onom, jembatan gantung dibangun dengan inisiatif Kanittipidkor Satreskrim, AIPDA Ilham Minaldi, S.H. Jembatan ini memiliki peran vital dalam menunjang aktivitas pertanian warga yang merupakan sektor utama penopang kehidupan ekonomi desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya serupa dilakukan di Desa Gumpang Lempuh, di mana proses pembangunan dipimpin oleh Kasatintelkam Polres Gayo Lues, AKP Jun Andri Saputra, S.H., dan Bripka TM Saputra, serta perkuatan dari personel BKO Brimob Polda Sumatera Selatan. Sinergi antara personel kepolisian dari berbagai satuan menjadi cerminan soliditas dan dedikasi jajaran Polres Gayo Lues dalam menjalankan misi kemanusiaan.

Lebih lanjut, AKBP Hyrowo menyampaikan bahwa akan dibangun pula satu unit tambahan jembatan gantung di Desa Ramung Toa. Proyek ini akan dilaksanakan oleh personel gabungan sebagai tahap lanjutan guna memastikan seluruh jalur vital yang terdampak banjir dapat kembali difungsikan. Menurut Kapolres, pembangunan infrastruktur pascabencana bukan hanya tugas pemerintah daerah, melainkan juga tanggung jawab moral seluruh elemen, termasuk kepolisian.

Kehadiran dan keterlibatan langsung Kapolres di tengah-tengah warga tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap peran Polri sebagai pelayan, pelindung, sekaligus mitra yang tanggap dalam situasi krisis. Warga menyambut baik kepedulian tersebut. Apresiasi disampaikan secara hangat kepada Kapolres dan seluruh personel yang telah menunjukkan dedikasi dalam membangun kembali jembatan harapan bagi masyarakat Putri Betung.

Diharapkan, dengan selesainya pembangunan keempat jembatan gantung tersebut, mobilitas masyarakat dapat kembali normal, roda perekonomian desa pulih, dan ketahanan sosial masyarakat pascabencana semakin kuat. Aksi nyata jajaran Polres Gayo Lues di lapangan menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya hadir dalam urusan penegakan hukum, tetapi juga sebagai pendorong pemulihan dan pembangunan pascabencana. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Sudah Hampir Setahun Pasca Bencana BNPB Pusat Belum Bayarkan Sewa Alat Ke Pengusaha Lokal di Gayo Lues
Terpilih Secara Aklamasi, Deddy Yopiansyah Siap Kibarkan Panji Golkar Hingga Pelosok Kampung di Gayo Lues
Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah
Rehab MCK, Sasaran Tambahan TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Berlanjut
Terhitung Sejak Mei hingga Oktober 2026, Pemda Aceh Tenggara Dikabarkan Belum Bayar Gaji 15 Pengurus Baitul Mal
Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam
TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara
Program TMMD, Jalan Utama Menuju Huntara Kampung Pepelah Dibuka

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:04 WIB

Dapur Umum GRIB Jaya Medan Terus Berbagi, Hadirkan Makanan Bergizi Gratis bagi Masyarakat yang Membutuhkan

Rabu, 4 November 2026 - 11:24 WIB

​Kanwil Ditjenpas Sumut Siap Dukung Penuh Proses Penegakan Hukum Terkait Pegawai Lapas Medan yang Diamankan Polisi

Selasa, 3 November 2026 - 15:08 WIB

Evaluasi dan Penguatan Tugas dan Fungsi Pengamanan Rutan Tanjung Pura Ikuti Zoom Meeting bersama Direktur Pengamanan dan Intelijen Ditjenpas

Selasa, 3 November 2026 - 08:44 WIB

Bapas Kelas I Medan Lakukan Pengawasan Klien Pemasyarakatan dalam Program Ketahanan Pangan

Senin, 2 November 2026 - 21:07 WIB

IJTI Pengda Sumut Bakal Gelar Musda ke-VI, Tuti Alawiyah Lubis Maju Sebagai Calon Ketua Periode 2026/2029

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Sinergi Cegah Banjir, Rutan Kabanjahe Bersama Kelurahan Kampung Dalam Gelar Kerja Bakti Pembersihan Drainase

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kunjungi Sentra Ketapang Rutan Tanjung Pura, Kakanwil Ditjenpas Sumut Puji Kemandirian Warga Binaan

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir

Berita Terbaru