Kabanjahe – Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, SMP Negeri 2 Kabanjahe memilih merayakan perpisahan siswa kelas 9 dengan aksi nyata: gotong royong membersihkan lingkungan sekolah. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 26 Juni 2026.
Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Kabanjahe, Ibu Jenda Kita Br Sinulingga, mengatakan perubahan ini sengaja dilakukan untuk menanamkan nilai pendidikan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan kepada siswa yang baru lulus.

“Hari ini anak-anak kita yang sudah lulus diajak membersihkan halaman, taman, dan area sekolah. Ini pesan terakhir dari sekolah: lulus boleh, tapi jangan lupa peduli lingkungan,” ujar Ibu Sinulingga saat dikonfirmasi di lokasi kegiatan.
Dalam foto yang beredar, terlihat siswa bersama guru berseragam coklat kompak mencabut rumput liar, merapikan tanaman, menyapu halaman, dan membersihkan area sekitar gedung sekolah. Suasana hangat dan kebersamaan terasa kental meski ini menjadi hari terakhir mereka di sekolah.

Ibu Sinulingga menegaskan, perubahan format perpisahan juga mengikuti aturan yang berlaku.
“Kita mengacu pada Permendikbud No. 44 Tahun 2012 dan SE Mendikbud No. 1 Tahun 2017 tentang pencegahan pungli. Mengutip uang untuk acara perpisahan sudah dilarang. Jadi kita ganti dengan kegiatan yang gratis tapi bermakna,” jelasnya.

Langkah SMP Negeri 2 Kabanjahe ini mendapat apresiasi karena dinilai lebih mendidik dibanding pesta perpisahan yang sering membebani orang tua siswa. Kegiatan gotong royong juga sejalan dengan tema Hari Pendidikan Nasional 2026: _Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua_.
Sekolah berharap, kebiasaan baik yang ditanamkan hari ini akan dibawa siswa saat melanjutkan ke jenjang berikutnya.
































