SALAK | Ketua Tim Penggerak PKK Pakpak Bharat, Ny Juniatry Franc Bernhard Tumanggor mengungkapkan, meskipun kanker serviks dianggap sebagai salah satu ancaman kesehatan serius dan berbahaya bagi wanita, namun jenis penyakit yang disebabkan oleh inveksi Human Papilloma Virus (HPV) ini dapat dicegah melalui deteksi dini.
Kabar baiknya, jenis penyakit yang dikenal sebagai kanker serviks ini bisa dicegah melalui deteksi dini, dan salah satu metode deteksi dini yang mudah, murah, aman, dan efisien adalah dengan metode IVA TEST, jelas Nia.
Hal ini dia sampaikan dalam acara monitoring Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara pada kategori IVA TEST kecamatan Sitellu Tali Urang Julu tahun 2026. Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat menetapkan kecamatan Sitellu Tali Urang Julu sebagai binaan kecamatan Iva test, mendorong peningkatan cakupan skrining kanker serviks melalui program Iva Test dan pemeriksaan HPV DNA.
Iva test dilakukan dengan mengoleskan larutan asam asetat 3-5 % pada leher rahim guna melihat adanya perubahan warna yang mengindikasikan lesi pra kanker. Pemeriksaan ini tidak membutuhkan waktu lama dan hasilnya diketahui secara langsung, dan dapat di fasilitas pelayanan kesehatan dasar seperti puskesmas.































