KARO, – Kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo terus bertambah. Berdasarkan Surat Resmi Badan Gizi Nasional (BGN) No: 3662/D.TWS/08/2026, jumlah korban mencapai 279 orang siswa dari berbagai sekolah di Berastagi.
Surat yang ditandatangani Dr. Ketut Sumedana, Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN pada 13 Agustus 2026 itu juga menjatuhkan sanksi berat berupa penghentian operasional selama 30 hari kepada SPPG – ID: Z07IVDDS yang dikelola Yayasan Manunggal Kartika Jaya.
Dapur MBG tersebut diketahui berlokasi di lingkungan Mabes Kodim 0205/TK dan telah beroperasi sejak 29 Januari 2026.
1 SISWA DIRUJUK KE MEDAN
Informasi terbaru, kondisi korban ternyata tidak semuanya ringan. Direktur RSU Efarina Etaham, drg. Irna Safrina Milala, M.Kes mengkonfirmasi bahwa 1 orang peserta didik SMAN 1 Berastagi yang dirawat di RSU Efarina Etaham telah dirujuk ke RSU Haji Medan untuk penanganan lebih lanjut.
Sebelumnya, korban keracunan tersebar di beberapa rumah sakit:
1. RSU Amanda Berastagi: 122 orang
2. RSU Efarina Etaham: 90 orang
3. RSU Kabanjahe: 26 orang
4. RSU Haji Medan: 1 orang _rujukan_
5. Lainnya: 40 orang
TOTAL: 279 orang































