*Warga juga mempertanyakan rangkap jabatan Ketua BPK setempat.
Kutacane- (Indonesia Post) Masyarakat Kute Makmur Kecamatan Babul Makmur Kabupaten Aceh Tenggara, menuntut dana program ketahanan pangan dan dana BUMK desa setempat supaya transparan (terbuka), pada acara musyawarah desa, yang dihadiri unsur pimpinan kecamatan Babul Makmur, pada hari Rabu (22/10/2025) pukul 15.15 Wib.
Bambang Sitepu, mempertanyakan dana ketahanan pangan yang Rp.135.000.000,- (Seratus tiga puluh lima juta rupiah), dan dana BUMK yang jumlahnya Rp.47.000.000,-( Empat puluh tujuh juta rupiah), serta pengelolaannya yang disinyalir dilakukan oleh oknum Perangkat desa, dan Pengurus BUMK, tanpa ada pemberitahuan dan musyawarah dengan penduduk setempat.
Selanjutnya, seorang warga menanyakan peraturan ketahanan pangan tentang pengelolaannya, yang dilakukan pemerintah desa, tanpa ada musyawarah. Dulu ada juga saya tanyakan tentang dana BUMK, tapi dijawab tidak ada katanya, lalu sekarang kenapa tiba-tiba dibagi-bagi, ujarnya.”
Salah seorang Ibu yang hadir dalam acara musyawah tersebut, bertanya apakah bisa satu orang memegang 2(dua) jabatan di desa? Karena warga mencurigai Ketua BPK Kute Makmur, juga menjabat Ketua BUMK desa setempat.
Ketua BPK Kute Makmur, Robinson Silalahi, menjawab bahwa program ketahanan pangan, dilakukan untuk menggadai tanah, dengan luas 0,25 ha, dengan harga Rp. 25.000.000,-, selama 3 tahun, yang pemiliknya Bpk.Tamba. Beliau, juga menambahkan bahwa uang yang ada di rekening BUMK, di Bank BSI, sejumlah Rp.183.000.000,- (Seratus delapan puluh tiga juta rupiah).

Dalam kegiatan terakhir musyawarah, seorang warga Bpk.Sianturi menyatakan, bahwa dana ketahanan pangan dan dana BUMK, dikembalikan dulu, baru diadakan musyawarah kembali, tentang penggunaan dan pengelolaan dana tersebut. Dana BUMK di Desa Kute Makmur, menurut warga dipinjam oleh Pengurus BUMK. Dengan musyawarah yang alot, antara masyarakat dan Pengurus BUMK, yang dihadiri Uspika Babul Makmur, menyetujui bahwa musyawarah akan diadakan satu minggu lagi, dengan perjanjian secara tertulis.
Pantauan Wartawan media online Indonesia Post, hadir Pj.Kades Kute Makmur, Ronald Sigiro, A.Md; Kasi PMD Kantor camat Babul Makmur, Handap, S.E., Aipda.Amar Nasution mewakili Kapolsek Babul Makmur; Danposramil Babul Makmur, Pelda TNI.R.Sagala; Pendamping desa, dan Pendamping lokal desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa. (P.Lubis)


































