Lahan Kritis & Sungai Tersumbat, Tokoh Pemuda Sei Suka Desak Audit Lingkungan PT. MNA

- Redaksi

Selasa, 1 September 2026 - 08:05 WIB

5058 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATU BARA, 1 September 2026 — Kerusakan lingkungan di kawasan industri Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, kian memburuk dan mulai berdampak langsung pada kehidupan warga sekitar. Azwani Malik, Tokoh Pemuda Sei Suka, secara terbuka mengangkat isu ini dan mendesak PT. MNA serta Pemerintah Kabupaten Batu Bara untuk segera bertindak bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi.

 

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, ditemukan dua bukti kerusakan lingkungan yang nyata dan mengkhawatirkan:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pertama, degradasi sumber air yang parah. Saluran air dan sungai di sekitar lokasi perusahaan terlihat tersumbat vegetasi tinggi, dangkal, dan tidak terawat. Sungai yang dulunya menjadi sumber kehidupan warga kini seolah “mati”. Kondisi ini tidak hanya merusak ekosistem air, tetapi juga berpotensi memicu banjir saat curah hujan tinggi, serta menjadi sarang penyakit bagi warga yang bermukim di sekitarnya.

 

Kedua, lahan kritis yang meluas. Hamparan tanah retak dan gersang ditemukan di kawasan yang diduga merupakan bekas lahan produktif maupun kawasan ekosistem mangrove yang telah rusak. Lahan yang seharusnya bermanfaat bagi warga kini berubah menjadi tanah tandus yang tidak lagi bisa dimanfaatkan.

“Ini bukan lagi pembangunan. Ini perampasan ruang hidup kami.” Azwani Malik, Tokoh Pemuda Sei Suka.

 

Kerusakan lingkungan ini tidak hanya merugikan secara ekologis, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat:

• Hilangnya ekosistem dan sumber penghidupan warga yang bergantung pada lahan dan perairan sekitar.

• Kesehatan masyarakat terancam: Tingginya kadar debu dan pencemaran air telah memicu meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) serta keluhan penyakit kulit dan gatal-gatal yang dialami warga sekitar.

 

“Kami tidak anti investasi. Tapi investasi harus berpihak ke rakyat. Mana CSR-nya? Mana lapangan kerja untuk anak Sei Suka? Jangan sampai Sei Suka hanya jadi tempat ngeruk keuntungan saja,” tegas Azwani.

 

Merespons kondisi yang semakin memburuk, Tokoh Pemuda Sei Suka menyampaikan tiga tuntutan utama:

1. Mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batu Bara segera melakukan audit lingkungan menyeluruh dan independen terhadap operasional PT. MNA untuk mengetahui secara pasti tingkat kerusakan lingkungan yang terjadi.2. Mendesak PT. MNA untuk bertanggung jawab melakukan pemulihan lingkungan secara nyata, berkelanjutan, dan terukur, serta menjalankan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (CSR) yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya kesempatan kerja bagi pemuda Sei Suka.3. Mendesak Bupati Batu Bara untuk segera turun tangan, memprioritaskan perlindungan lingkungan dan hak-hak warga, serta memastikan setiap investasi di wilayah Batu Bara tidak merugikan masyarakat dan lingkungan.

 

Kasus ini terus dipantau. Masyarakat berharap pihak berwenang segera menindaklanjuti aspirasi warga agar kerusakan lingkungan tidak semakin parah dan hak-hak masyarakat atas lingkungan yang sehat dan bersih tetap terjamin. (Tim Media)

Berita Terkait

Jaga Kondusivitas Malam Minggu, Kapolda NTB Patroli Siaga Reserse Bersama Laskar Sasak di Udayana
Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang
Investigasi Awak Media: Tidak Ditemukan Gelondongan Kayu, yang ada Gudang Bekas Somel yang Sudah Lama Tidak Beraktivitas
Utamakan Keselamatan dan Kenyamanan Siswa, Rental Mobil Syahbudin Padang Turunkan 20 Armada di Sekolah Rakyat Subulussalam
Demi Pesta Poya,! Empat Pemuda Spesialis Bobol Kedai Kopi di Kabanjahe Diringkus Team Cobra Satreskrim Polres Karo di Medan
Polres Karo Klarifikasi Video Viral Oknum Narkoba Dugem di THM Amakot, Tes Urine Negatif – Ternyata Tugas Undercover
Prof Dr Sutan Nasomal Klaem Pemerintah Pusat Turut Bertanggungjawab Atas Anjloknya APBD Kab Siak Hampir Ro. 1 Triliyun Pendidikan Kesehatan Infrastruktur Terancam jadi Korban!!!
PPWI Desak Inspektorat Dan Bupati Ogan Ilir Usut Dugaan Setoran Sekolah

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:04 WIB

Dapur Umum GRIB Jaya Medan Terus Berbagi, Hadirkan Makanan Bergizi Gratis bagi Masyarakat yang Membutuhkan

Rabu, 4 November 2026 - 11:24 WIB

​Kanwil Ditjenpas Sumut Siap Dukung Penuh Proses Penegakan Hukum Terkait Pegawai Lapas Medan yang Diamankan Polisi

Selasa, 3 November 2026 - 15:08 WIB

Evaluasi dan Penguatan Tugas dan Fungsi Pengamanan Rutan Tanjung Pura Ikuti Zoom Meeting bersama Direktur Pengamanan dan Intelijen Ditjenpas

Selasa, 3 November 2026 - 08:44 WIB

Bapas Kelas I Medan Lakukan Pengawasan Klien Pemasyarakatan dalam Program Ketahanan Pangan

Senin, 2 November 2026 - 21:07 WIB

IJTI Pengda Sumut Bakal Gelar Musda ke-VI, Tuti Alawiyah Lubis Maju Sebagai Calon Ketua Periode 2026/2029

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Sinergi Cegah Banjir, Rutan Kabanjahe Bersama Kelurahan Kampung Dalam Gelar Kerja Bakti Pembersihan Drainase

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kunjungi Sentra Ketapang Rutan Tanjung Pura, Kakanwil Ditjenpas Sumut Puji Kemandirian Warga Binaan

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir

Berita Terbaru