Mengenal Sirilus Siko, Kurir Disabilitas yang Wujudkan Impian Bela Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia

- Redaksi

Sabtu, 8 Februari 2025 - 14:29 WIB

50172 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta: Kisah hidup Sirilus Siko (24), atau yang akrab disapa Rilus, adalah cerita tentang keberanian, ketekunan, dan semangat yang tak mengenal kata “batas”. Lahir di Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rilus telah menghadapi tantangan sejak lahir dengan disabilitas pada kaki kanannya. Namun, segala halangan itu tidak menghentikan langkahnya untuk mengejar impian, terutama dalam dunia sepak bola.

Sejak usia lima tahun, Rilus sudah menunjukkan minat besar dalam sepak bola. Meski kondisi fisiknya terbatas, ia tidak merasa hal itu menjadi penghalang. Bahkan, ia bermain bola dengan teman-temannya yang non-disabilitas di Ende.

“Mereka (teman-teman) mungkin melihatnya kasihan, cuma dari diri saya nyatanya emang tak apa-apa, tak ada rasa takut. Saya main bola dengan tongkat,” ujarnya saat ditemui di Wisma Kemenpora, Selasa (4/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keterbatasan, semangat, dan rasa percaya dirinya menjadi cikal bakal perjalanan panjangnya dalam dunia si kulit bundar. Selepas lulus SMA, Rilus mulai mencari informasi lebih lanjut tentang sepak bola amputasi melalui media sosial.

Kala itu, dia melihat sebuah konten yang menunjukkan adanya komunitas sepak bola amputasi di Surabaya. Tanpa ragu, Rilus memutuskan untuk berangkat ke Kota Pahlawan meskipun dia tahu bahwa pengurus sepak bola amputasi di daerah tersebut belum memiliki sekretariat yang tetap.

Kendati demikian, niat yang kuat tak membuatnya gentar. Beruntung, pengurus sepak bola amputasi Surabaya memberikan tempat tinggal kos untuk Rilus.

Selama disana, Rilus saban harinya tidak hanya berlatih tanpa mengenal lelah, tetapi juga terus memperjuangkan peluang yang ada. Kesempatan yang dinantinya tiba, dia mengikuti seleksi tim nasional sepak bola amputasi.

“Saya bersyukur saya bisa lolos seleksi dan terpilih untuk memperkuat tim nasional untuk kejuaraan Artalive Challenge Cup 2023 di Malaysia,” katanya.

Kejuaraan tersebut menjadi pengalaman tak terlupakan bagi Rilus. Indonesia berhasil meraih juara, dan dia turut berperan dengan mencetak satu gol. Meskipun posisinya sebagai winger tidak mudah, dia menunjukkan bahwa keterbatasan fisik tidak membatasi kemampuan dan semangatnya dalam bertanding.

Selepas turnamen itu, Rilus balik ke Surabaya. Guna menghidupi kebutuhan sehari-hari, dia pun memutuskan untuk mencari pekerjaan agar bisa tetap mandiri. Tekadnya itu membawa dia mendapatkan pekerjaan sebagai kurir pengiriman di JNE.

Menariknya, pihak perusahaan tidak mempersoalkan kondisi disabilitasnya. Rilus menggunakan motor modifikasinya dalam menjalankan tugas. Dia membuktikan bahwa apapun hambatan fisik yang ada, bukanlah halangan untuk berkarya dan memberikan kontribusi.

“Perusahaan mendukung saya untuk berkarier sebagai atlet. Kini saya fokus bersama tim nasional amputasi yang akan berlaga di Kejuaraan Sepak Bola Amputasi Asia 2025 di Bangladesh. Mohon doa dan dukungan agar kami bisa meraih hasil maksimal disana,” pungkas Rilus. (jef)

Berita Terkait

Musyawarah Ke-Satu Komite Olah Raga Masyarakat Indonesia (KORMI) Calonkan Maha Sendi Sembiring Milala Sebagai Ketua Di Kabupaten Karo
Wamenpora Taufik Apresiasi Komisi X dan Komisi XIII DPR RI Setujui Naturalisasi Tiga Pemain untuk Timnas Indonesia
Wamenpora Taufik Hadiri Ratas Sekaligus Taklimat yang Diberikan Presiden Prabowo
Kemenpora RI Bersinergi Dengan BNN Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pemuda
Dukung Asta Cita Presiden, Menpora Dito dan Mendes Yandri Teken Nota Kesepahaman Sinergitas Program
Wamenpora Taufik Ajak Olympian Sinergi Membangun Masa Depan Atlet Indonesia
Resmikan Filari Sport Center, Wamenpora Taufik Apresiasi PLN Dukung Perkembangan Olahraga Tanah Air
Menpora Dito Ajak Anak Muda Cek Kesehatan Gratis, Wujudkan Indonesia Bugar

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:04 WIB

Dapur Umum GRIB Jaya Medan Terus Berbagi, Hadirkan Makanan Bergizi Gratis bagi Masyarakat yang Membutuhkan

Rabu, 4 November 2026 - 11:24 WIB

​Kanwil Ditjenpas Sumut Siap Dukung Penuh Proses Penegakan Hukum Terkait Pegawai Lapas Medan yang Diamankan Polisi

Selasa, 3 November 2026 - 15:08 WIB

Evaluasi dan Penguatan Tugas dan Fungsi Pengamanan Rutan Tanjung Pura Ikuti Zoom Meeting bersama Direktur Pengamanan dan Intelijen Ditjenpas

Selasa, 3 November 2026 - 08:44 WIB

Bapas Kelas I Medan Lakukan Pengawasan Klien Pemasyarakatan dalam Program Ketahanan Pangan

Senin, 2 November 2026 - 21:07 WIB

IJTI Pengda Sumut Bakal Gelar Musda ke-VI, Tuti Alawiyah Lubis Maju Sebagai Calon Ketua Periode 2026/2029

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Sinergi Cegah Banjir, Rutan Kabanjahe Bersama Kelurahan Kampung Dalam Gelar Kerja Bakti Pembersihan Drainase

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kunjungi Sentra Ketapang Rutan Tanjung Pura, Kakanwil Ditjenpas Sumut Puji Kemandirian Warga Binaan

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir

Berita Terbaru