Prof DR Sutan Nasomal : Presiden Ri Harap Membangun Kereta Api Wilayah Bogor Puncak Cianjur Akan Mengurangi Kemacetan Dan Meningkatkan Ekonomi

INDONESIA POST

- Redaksi

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:13 WIB

50124 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Presiden RI Prabowo Subianto di harapkan masyarakat dapat membuat jalur kereta api Bogor ke puncak Cisarua Cipanas sampai Cianjur Selatan guna membantu mengurangi kemacetan di puncak.

Prof DR Sutan Nasomal SH,MH sebagai pemerhati masyarakat Indonesia menyampaikan kepada media bahwa sangat penting keberadaan jalur kereta api untuk meningkatkan ekonomi dan pariwisata, juga akan mengurangi kemacetan lalulintas yang selama 30 tahun ini terjadi di puncak.

Jakarta, Profesor Sutan Nasomal Yakini Presiden Jenderal Haji Prabowo Subianto demi kepentingan ekonomi kerakyatan kedamaian kenyamanan dan membantu bisnis pariwisata didaerah Bogor Puncak Cianjur jalur Ke Ibukota Provinsi Jawa Barat yaitu Kota Bandung keinginan pembangunan Jalur Kereta Api Bopunjur pasti diwujudkan beliau yth pak Haji Prabowo Subianto presidenku presidenmu presiden kita semua “, ujar Profesor Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional Tokoh pemerhati kemasyarakatan dan negara menjawab materi pertanyaan para pemimpin Redaksi media cetak Onlen dalam luar negeri dikantornya Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka dibilangan Komplek Asrama Koppasus Cijantung Jakarta Timur 30/6/2026 via telpon selulernya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prof DR Sutan Nasomal SH,MH meminta kepada pemerintah pusat RI untuk mewujudkan keberadaan kereta api di banyak wilayah Jawa Barat terutama Bogor puncak Cisarua Cipanas sampai Cianjur Selatan. Maka secara otomatis semua saling tersambung dari jakarta dan wilayah kota kota lainnya.

Prof DR Sutan Nasomal SH,MH sangat yakin bahwa Eropa seperti Jerman atau Jepang mau berinvestasi dalam pembangun kereta api Bogor puncak Cisarua Cipanas Cianjur Selatan. Kondisi perjalanan dari Bogor menuju Cipanas Cianjur sangat lama akibat kemacetan yang panjang. Bisa 7 jam perjalanan akibat kemacetan. Ini sangat tidak ekonomis dan memberatkan masyarakat untuk berwisata. Akibat dampak macet di musim liburan maka masyarakat perkotaan akan pergi ke LN seperti Singapura Malaysia atau Jepang. Padahal Jawa barat memiliki tempat wisata yang lebih bagus tetapi kekurangan penunjang transportasi.

Prof DR Sutan Nasomal SH,MH yakin bila ini terwujudkan maka Negara Indonesia akan menjadi Idola tempat berkunjung serta berwisata baik domistik atau dari Manca Negara.

Eropa memanfaatkan jalur kereta api untuk meningkatkan keuntungan bukan hisapan jempol belaka. Sudah terbukti 65 tahun sangat menguntungkan.
Maka hal ini sangat penting untuk Indonesia.

Semua jalur menuju kelaut yang sangat indah melintasi pegunungan harus disiapkan Presiden RI agar pembangunan bisa merata dan investor asing semakin banyak berminat mengembangkan jalur kereta api.

Indonesia yang sangat indah sudah dikenal dunia tetapi kekurangan jalur kereta api untuk mengurangi kemacetan dan mencegah kejahatan kriminal. Semakin banyak jalur kereta api di bangun akan meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan menumbuhkan kekuatan ekonomi. Pemerintah Indonesia juga membutuhkan kereta api agar ada penunjang baru untuk masyarakat melaksanakan kegiatan menumbuhkan kekuatan ekonomi hebat.

Narasumber : Prof DR Sutan Nasomal SH,MH
Editor : Nofis

Berita Terkait

BREAKING NEWS: Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Polri: Bukan Kebijakan Institusi
Heboh! Kolonel Cpl Budi Utomo TNI Aktif Ditetapkan Tersangka Korupsi Tata Kelola Program MBG 10 Triliun di BGN
Prof DR Sutan Nasomal : Indonesia Bobrok Oleh Oknum Tikus Berpesta Korupsi Di Tubuh BGN “Presiden RI Harus Lawan”
Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H., Pakar Hukum Internasional, Sematkan Gelar CFLE kepada Kamidi sebagai Bentuk Apresiasi atas Dedikasi di Bidang Jurnalistik dan Sosial
Empati Kapolres Klaten Selamatkan Bayi Terlantar, : Wujud Kepemimpinan Humanis yang Mengedepankan Nilai Kemanusiaan
Stop Framing Negatif terhadap LHKPN Zita Anjani, Semua Aset Sudah Dilaporkan Resmi
HIMLAB RAYA Jakarta: Pilkades Labusel Mengikuti Regulasi Nasional, Hentikan Tendensius yang Tidak Berdasarkan Fakta
Profesor Sutan Nasomal Acungi Jempol Atas Upaya Presiden Prabowo Menekan Berkembangbiak Tikus Ekonomi Grogoti Jalur Eksport Import !!

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:04 WIB

Dapur Umum GRIB Jaya Medan Terus Berbagi, Hadirkan Makanan Bergizi Gratis bagi Masyarakat yang Membutuhkan

Rabu, 4 November 2026 - 11:24 WIB

​Kanwil Ditjenpas Sumut Siap Dukung Penuh Proses Penegakan Hukum Terkait Pegawai Lapas Medan yang Diamankan Polisi

Selasa, 3 November 2026 - 15:08 WIB

Evaluasi dan Penguatan Tugas dan Fungsi Pengamanan Rutan Tanjung Pura Ikuti Zoom Meeting bersama Direktur Pengamanan dan Intelijen Ditjenpas

Selasa, 3 November 2026 - 08:44 WIB

Bapas Kelas I Medan Lakukan Pengawasan Klien Pemasyarakatan dalam Program Ketahanan Pangan

Senin, 2 November 2026 - 21:07 WIB

IJTI Pengda Sumut Bakal Gelar Musda ke-VI, Tuti Alawiyah Lubis Maju Sebagai Calon Ketua Periode 2026/2029

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Sinergi Cegah Banjir, Rutan Kabanjahe Bersama Kelurahan Kampung Dalam Gelar Kerja Bakti Pembersihan Drainase

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kunjungi Sentra Ketapang Rutan Tanjung Pura, Kakanwil Ditjenpas Sumut Puji Kemandirian Warga Binaan

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir

Berita Terbaru