Pj. Bupati Pidie Drs. Samsul Azhar Resmikan Tugu Aneuk Mulieng Sebagai Ikon Peradaban Pidie

- Redaksi

Kamis, 2 Januari 2025 - 13:42 WIB

50171 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sigli – Tugu Aneuk Mulieng memang menjadi simbol penting dalam sejarah peradaban Pidie. Dengan diresmikannya pada Kamis, 2 Januari 2025, oleh Bupati Pidie Drs. Samsul Azhar, tugu ini menandai langkah penting dalam pelestarian dan pengakuan terhadap sejarah lokal.

Tugu tersebut berfungsi sebagai pengingat akan perjalanan sejarah masyarakat Pidie, yang memiliki nilai budaya dan warisan yang sangat berharga. Keberadaannya tentu diharapkan dapat menjadi titik referensi bagi generasi mendatang dalam memahami akar budaya dan identitas daerah ini.

Pembangunan Tugu Aneuk Mulieng yang menghabiskan dana sekitar Rp8,7 miliar mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk melestarikan dan mengangkat identitas budaya Pidie.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah melalui dua tahap pembangunan pada tahun anggaran 2022 dan 2024, tugu ini kini berdiri kokoh sebagai simbol biji melinjo, yang merupakan komoditas utama wilayah tersebut. Sebagai penghasil emping melinjo, simbol ini menggambarkan pentingnya sektor pertanian bagi kehidupan ekonomi masyarakat Pidie.

Dengan adanya tugu ini, diharapkan masyarakat dapat semakin menghargai warisan budaya mereka, sekaligus meningkatkan kesadaran akan potensi lokal yang dimiliki daerah tersebut.

Dalam sambutannya saat peresmian Tugu Aneuk Mulieng pada Kamis, 2 Januari 2025, Pj Bupati Samsul Azhar dengan tegas menyatakan bahwa Pidie, yang dikenal sebagai Negeri Pedir, adalah penghasil biji melinjo terbaik di Indonesia bahkan dunia.

“Saya punya hak untuk menyampaikan bahwa Pidie adalah penghasil biji melinjo terbaik di Indonesia bahkan di Dunia” ucapnya.

Pj. Bupati Pidie juga memberi apresiasi dan penghargaan kepada Bank Aceh yang telah memberi dukungan dalam pembangunan Tugu Aneuk Mulieng, dan juga kepada seluruh pihak-pihak yang terlibat dalam pembangunan Icon Kabupaten Pidie ini.

“Dengan Filosofi yang unik dan menarik dalam pembangunannya, sehingga sejarah ini akan selalu melekat dan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mejaga serta membudidayakan kelestarian pohon melijo di Kabupaten Kita ini.”Lanjutnya.

Tugu Aneuk Mulieng, yang dilengkapi dengan taman dan air mancur, diharapkan tidak hanya menjadi simbol kebanggaan, tetapi juga sebagai motivasi bagi petani Pidie untuk mempertahankan dan meningkatkan produktivitas biji melinjo serta kerupuk emping yang telah menjadi ciri khas daerah ini.

Meskipun pembangunan tugu ini sempat menimbulkan pro-kontra di kalangan masyarakat, kini tugu tersebut berdiri megah, perkasa, dan viral di media sosial, menarik perhatian banyak orang. Kehadirannya memberikan pesan kuat tentang pentingnya melestarikan warisan budaya dan kekayaan alam Pidie, serta menjadi kebanggaan lokal yang patut dijaga dan dikembangkan.

Peresmian Tugu Aneuk Mulieng pada 2 Januari 2025 menjadi momen yang sangat dinanti setelah sempat terhenti pada tahun 2023. Proses pembangunan yang terhenti sementara tidak mengurangi semangat untuk menyelesaikan proyek ini, yang kini telah berdiri megah.

Momen peresmian ini bukan hanya menandai selesainya pembangunan, tetapi juga sebagai simbol kebangkitan dan kebanggaan masyarakat Pidie terhadap identitas serta kekayaan alam mereka, khususnya dalam hal produksi biji melinjo dan emping. Kini, dengan kehadiran tugu yang viral di media sosial, harapannya adalah memberi dampak positif bagi perkembangan ekonomi dan kesadaran budaya di Pidie.

Tugu Aneuk Mulieng yang terdiri dari 23 biji melinjo dengan ukuran lebih ramping memiliki makna yang dalam, yaitu mewakili jumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Pidie, yang semuanya berjumlah 23. Setiap bagian dari tugu ini dirancang dengan penuh filosofi, menggambarkan sejarah dan peradaban masyarakat Pidie.

Setiap elemen tugu mencerminkan perjalanan panjang dan kebudayaan lokal yang telah berkembang di setiap kecamatan, serta kontribusi masing-masing terhadap kekayaan alam dan tradisi daerah. Melalui simbolisme ini, tugu bukan hanya menjadi ikon visual, tetapi juga sarana untuk mengenang dan menghargai sejarah serta keberagaman yang ada di Pidie.

Turut Hadir PJ Ketua TP-PKK Kabupaten Pidie Ny. Saptati Rengganis, Sp, Ketu DPRK Kabupaten Pidie Anwar Sastra Putra, SH. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pidie Suhendra, SH, Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K. Wakil Ketua Mahkamah Syari’ah Sigli Hasanuddin, S.H.I, M.Ag, Perwakilan Bank Aceh, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Pidie Tgk. H. Muhammad Ismi, Para Kepala SKPk Dilingkungan Kabupaten Pidie, Para Camat dalam Kabupaten Pidie. (RED)

Berita Terkait

Ketika Alat Tambang Rakyat Dibakar di Geumpang, Publik Bertanya tentang Nasib Pemodal Besar yang Diduga Berada di Balik Operasi
Kegiatan Halal Bihalal di Kediaman Pidie Wagub Aceh di Datangi Ribuan Masyarakat
Gerakan Pangan Murah dan Jaga Stabilitas Harga Jelang Idul Fitri
Sekda Pidie Bersama PLN Bantu Sambungan Listrik Gratis untuk Warga Kurang Mampu
Mengedukasi Masyarakat Pesisir, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Pidie Tolak Pengungsi Rohingnya
Drs. Samsul Azhar, Pj Bupati Pidie yang Tak Banyak Bicara, Banyak Berbuat untuk Masyarakat
RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli Luncurkan Program Rohaniwan Ruangan, Tingkatkan Ketenangan Jiwa Pasien
PJ. Bupati Pidie Drs. Samsul Azhar Launching 26 BLUD Puskesmas Di Kabupaten Pidie

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:04 WIB

Dapur Umum GRIB Jaya Medan Terus Berbagi, Hadirkan Makanan Bergizi Gratis bagi Masyarakat yang Membutuhkan

Rabu, 4 November 2026 - 11:24 WIB

​Kanwil Ditjenpas Sumut Siap Dukung Penuh Proses Penegakan Hukum Terkait Pegawai Lapas Medan yang Diamankan Polisi

Selasa, 3 November 2026 - 15:08 WIB

Evaluasi dan Penguatan Tugas dan Fungsi Pengamanan Rutan Tanjung Pura Ikuti Zoom Meeting bersama Direktur Pengamanan dan Intelijen Ditjenpas

Selasa, 3 November 2026 - 08:44 WIB

Bapas Kelas I Medan Lakukan Pengawasan Klien Pemasyarakatan dalam Program Ketahanan Pangan

Senin, 2 November 2026 - 21:07 WIB

IJTI Pengda Sumut Bakal Gelar Musda ke-VI, Tuti Alawiyah Lubis Maju Sebagai Calon Ketua Periode 2026/2029

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Sinergi Cegah Banjir, Rutan Kabanjahe Bersama Kelurahan Kampung Dalam Gelar Kerja Bakti Pembersihan Drainase

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kunjungi Sentra Ketapang Rutan Tanjung Pura, Kakanwil Ditjenpas Sumut Puji Kemandirian Warga Binaan

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir

Berita Terbaru