Optimalkan Lahan Produktif, Lapas Labuhan Ruku Siapkan Program Ketahanan Pangan

- Redaksi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 19:05 WIB

50169 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baru Bara – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan, secara langsung melakukan peninjauan lahan yang berada di wilayah Air Joman pada hari Sabtu (10/1).

Kegiatan ini bukan hanya sebagai tindakan awal dalam rangka memanfaatkan lahan secara maksimal, tetapi juga menjadi bagian integral dari upaya Lapas Labuhan Ruku untuk mendukung program ketahanan pangan yang digaungkan secara nasional, sekaligus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

Peninjauan lahan yang berlangsung selama hampir dua jam ini diikuti oleh Tim Bimbingan Kerja (Bimker) Lapas Labuhan Ruku, serta sejumlah pejabat struktural lainnya termasuk Kasubag Umum dan Kepegawaian, Kepala Seksi Pembinaan, dan Koordinator Kegiatan Produktif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Hamdi Hasibuan melakukan observasi menyeluruh terhadap setiap sudut lahan, mulai dari kondisi fisik tanah, drainase alami yang ada, aksesibilitas jalur transportasi untuk pengelolaan hasil, hingga potensi sumber daya air yang dapat dimanfaatkan untuk irigasi.

Selain itu, tim juga melakukan identifikasi jenis tanaman yang cocok untuk ditanam sesuai dengan karakteristik lahan dan iklim lokal, serta mengevaluasi faktor-faktor yang mungkin menjadi hambatan dalam proses pengolahan dan pemeliharaan lahan.

Setelah melakukan peninjauan secara menyeluruh, Kalapas mengeluarkan instruksi yang jelas kepada seluruh jajaran terkait untuk segera melakukan tahap pembersihan lahan.

Pembersihan ini akan difokuskan pada pembuangan semak belukar yang tumbuh lebat, pembersihan material-material yang tidak berguna seperti puing-puing kayu dan batu besar yang menghambat proses pengolahan tanah, serta penyusunan jalur drainase yang baik untuk mencegah genangan air pada musim hujan.

Tahap pembersihan direncanakan akan dilaksanakan dalam waktu dua minggu ke depan, dengan melibatkan keterlibatan aktif warga binaan yang telah menunjukkan minat dan memiliki potensi dalam bidang pertanian.

Tujuan utama dari persiapan lahan ini adalah untuk memastikan bahwa lahan siap ditanami sesuai jadwal yang telah ditetapkan, serta dapat dikelola dengan efisien dan efektif sesuai dengan rencana komprehensif pemanfaatan lahan untuk ketahanan pangan.

Dalam sambutannya setelah peninjauan, Kalapas Hamdi Hasibuan menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan di wilayah Air Joman merupakan bentuk nyata dari komitmen Lapas Labuhan Ruku dalam mendukung gerakan ketahanan pangan nasional yang digariskan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Kementerian Pertanian, serta sejalan dengan arahan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

“Kita menyadari bahwa ketahanan pangan adalah dasar dari kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Sebagai lembaga pemasyarakatan, kita tidak hanya bertugas untuk membina dan mendidik warga binaan, tetapi juga berkontribusi aktif dalam memenuhi kebutuhan dasar bangsa,” ujarnya.

Selain mendukung program nasional, kegiatan pertanian ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi pembinaan kemandirian warga binaan.

Melalui kegiatan produktif ini, warga binaan akan mendapatkan pembekalan keterampilan pertanian yang dapat mereka manfaatkan setelah selesai menjalani masa pidana, sehingga meningkatkan peluang mereka untuk mendapatkan penghidupan yang layak dan kembali berintegrasi dengan baik ke dalam masyarakat.

Lebih lanjut, Kalapas berharap bahwa pengelolaan lahan ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan hasil yang maksimal bagi semua pihak yang terlibat.

Ia menekankan pentingnya kerja sama yang erat antara seluruh jajaran Lapas Labuhan Ruku, mulai dari petugas pembinaan hingga staf teknis, untuk memastikan bahwa setiap tahap pelaksanaan program berjalan dengan lancar.

Selain itu, ia juga mengingatkan akan pentingnya kesiapan dalam menghadapi berbagai tantangan yang mungkin muncul, seperti perubahan cuaca, serangan hama dan penyakit tanaman, serta faktor-faktor lainnya yang dapat mempengaruhi produktivitas lahan.

“Program ini tidak hanya bertujuan untuk mendukung kebutuhan pangan internal Lapas Labuhan Ruku, tetapi juga diharapkan dapat menjadi contoh terbaik dalam pengelolaan lahan produktif di lingkungan lembaga pemasyarakatan, serta menjadi sarana pembelajaran yang berharga dan peningkatan keterampilan bagi warga binaan,” tegasnya.

Untuk mendukung kelancaran program ini, Lapas Labuhan Ruku juga telah melakukan koordinasi awal dengan Dinas Pertanian Kabupaten Labuhan Batu Selatan untuk mendapatkan dukungan teknis terkait pemilihan varietas tanaman unggul, metode budidaya yang tepat, serta pengelolaan pascapanen.

Selain itu, pihak lapas juga berencana untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak terkait termasuk perguruan tinggi lokal dan organisasi masyarakat yang bergerak di bidang pertanian guna memastikan bahwa program ketahanan pangan ini dapat berkembang dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Narasumber : Kalapas Labuhan Ruku Hamdi
Kontributor : Humas Lapas Labuhan Ruku Muhammad Risky Lubis
Diedit oleh Rahmat Hidayat

Berita Terkait

Update Terbaru: Korban MBG SMKN 1 Merdeka Tak Lagi Dirawat di RS Amanda, 3 Siswa Masih Dirawat di Medan
“RACUN APA YANG DIKASIH KE ANAK KAMI?!” IBU KORBAN MBG BENTAK KEPALA BGN SAAT KUNJUNGAN KE RS EFARINA
279 SISWA DIDUGA KERACUNAN MBG DI KARO, 1 SISWA SMAN 1 BERASTAGI DIRUJUK KE RSU HAJI MEDAN
RATUSAN SISWA DIDUGA KERACUNAN MBG, KAPOLRES & BUPATI TINJAU LANGSUNG RSU AMANDA
EVALUASI DAN TUNTUTAN PUBLIK TERHADAP FESTIVAL BUNGA DAN BUAH KARO 2026
SURAT “PARTISIPASI” FESTIVAL BUNGA DAN BUAH DIPERTANYAKAN, MASYARAKAT DESAK RINCIAN ANGGARAN 1 MILIAR
50 UNIT TRUK UNTUK KDKMP, BUPATI KARO: KOPERASI JADI TULANG PUNGGUNG EKONOMI DESA
BUPATI KARO PIMPIN APEL PAGI PASCA LIBUR LEBARAN, TEKANKAN PENTINGNYA “TANAH KARO ASRI”

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:04 WIB

Dapur Umum GRIB Jaya Medan Terus Berbagi, Hadirkan Makanan Bergizi Gratis bagi Masyarakat yang Membutuhkan

Rabu, 4 November 2026 - 11:24 WIB

​Kanwil Ditjenpas Sumut Siap Dukung Penuh Proses Penegakan Hukum Terkait Pegawai Lapas Medan yang Diamankan Polisi

Selasa, 3 November 2026 - 15:08 WIB

Evaluasi dan Penguatan Tugas dan Fungsi Pengamanan Rutan Tanjung Pura Ikuti Zoom Meeting bersama Direktur Pengamanan dan Intelijen Ditjenpas

Selasa, 3 November 2026 - 08:44 WIB

Bapas Kelas I Medan Lakukan Pengawasan Klien Pemasyarakatan dalam Program Ketahanan Pangan

Senin, 2 November 2026 - 21:07 WIB

IJTI Pengda Sumut Bakal Gelar Musda ke-VI, Tuti Alawiyah Lubis Maju Sebagai Calon Ketua Periode 2026/2029

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Sinergi Cegah Banjir, Rutan Kabanjahe Bersama Kelurahan Kampung Dalam Gelar Kerja Bakti Pembersihan Drainase

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kunjungi Sentra Ketapang Rutan Tanjung Pura, Kakanwil Ditjenpas Sumut Puji Kemandirian Warga Binaan

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir

Berita Terbaru